Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Rio Dewanto Sebut Pelangi di Mars Film Fiksi Ilmiah yang Hangatkan Suasana Keluarga

Basuki Eka Purnama
19/3/2026 11:34
Rio Dewanto Sebut Pelangi di Mars Film Fiksi Ilmiah yang Hangatkan Suasana Keluarga
Aktor Rio Dewanto(ANTARA/HO Mahakarya Pictures)

AKTOR Rio Dewanto memberikan apresiasi tinggi terhadap film terbaru yang dibintanginya, Pelangi di Mars. Film produksi Mahakarya Pictures ini disebutnya sebagai tontonan istimewa yang mampu menyatukan seluruh anggota keluarga di depan layar lebar.

Bagi Rio, film ini memiliki daya tarik universal yang melintasi batas usia. Ia mengungkapkan rasa bahagianya karena karya terbarunya ini tidak hanya menjadi capaian profesional, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang nyata bagi keluarganya sendiri. 

Momen hangat tersebut dirasakan Rio saat menghadiri penayangan perdana film ini di Jakarta. 

"Ketika gala premier jarang banget anak saya bisa datang, senang banget rasanya (dia datang). Maksudnya bisa dinikmati satu keluarga, semuanya, full," ujar Rio melalui keterangan resmi, dikutip Kamis (19/3).

Rio menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa. 

Rio menambahkan bahwa alur cerita yang disajikan sangat inklusif, sehingga memungkinkan keluarga untuk menikmati setiap jengkal kisahnya bersama-sama tanpa hambatan usia.

Inspirasi untuk Mimpi Anak Bangsa

Senada dengan Rio, sutradara Upie Guava juga menekankan pentingnya film ini bagi generasi muda. 

Penayangan yang bertepatan dengan masa libur Lebaran 2026 diharapkan mampu menjadi sarana edukasi sekaligus hiburan yang berkualitas.

Upie menyebutkan bahwa dedikasi ratusan kru selama lebih dari lima tahun pengerjaan film ini bertujuan untuk membangkitkan mimpi anak-anak Indonesia. 

"Saya harap film ini jadi pelajaran kerja keras untuk menggapai mimpi, setinggi apa pun itu, tak akan pernah sia-sia," tuturnya.

Pionir Teknologi XR di Indonesia

Selain kekuatan narasinya, Pelangi di Mars mencatatkan sejarah sebagai film fiksi ilmiah pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi Extended Reality (XR). 

Penggunaan teknologi canggih ini bertujuan memberikan pengalaman visual yang mendalam bagi penonton.

Tayang di bioskop sejak Rabu (18/3), film ini juga didukung oleh jajaran pemeran berbakat seperti Messi Gusti, Lutesha, Myesha Lin, dan Livy Renata. 

Selain itu, keterlibatan nama-nama populer seperti Bimo Kusumo, Kristo Immanuel, Gilang Dirga, hingga Satria Towel semakin memperkaya dinamika akting dalam proyek ambisius ini. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik