Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
LONJAKAN Loncjakan antusiasme penonton terhadap sinema Korea Selatan kembali mencapai puncaknya melalui pencapaian fenomenal film kolosal terbaru, The King's Warden.
Berdasarkan data resmi yang dirilis pihak distributor Showbox pada 20 Maret, karya sinematik ini secara kumulatif telah berhasil melampaui angka 14 juta penonton tepat pada pagi hari ini.
Prestasi luar biasa ini tidak hanya sekadar angka, namun juga membawa The King's Warden menggeser posisi blockbuster Hollywood Avengers: Endgame sekaligus mengukuhkan posisinya di peringkat kelima dalam daftar film terlaris sepanjang masa di Korea Selatan.
Sejak pertama kali naik layar pada 4 Februari lalu, film ini menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat masif dan konsisten. Hanya dalam waktu 31 hari masa penayangan, The King's Warden sudah sukses menembus angka keramat 10 juta penonton.
Memasuki hari ke-45, jumlah penonton terus meroket hingga mencapai tonggak 14 juta, sebuah angka yang melampaui rekor sejumlah film global berskala besar lainnya seperti Frozen 2 yang mencatat 13,74 juta penonton dan Avatar dengan 13,62 juta penonton.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa narasi lokal yang kuat masih memiliki daya tawar yang sangat tinggi di tengah gempuran film-film internasional.
Dengan perolehan hasil saat ini, kini hanya terdapat lima film dalam sepanjang sejarah perfilman domestik Korea yang mampu melampaui batas prestisius 14 juta penonton.
Posisi The King's Warden kini berada tepat di bawah deretan film-film legendaris lainnya, yaitu The Admiral: Roaring Currents, yang memegang rekor tertinggi dengan 17,61 juta, disusul Extreme Job (16,26 juta), Along with the Gods: The Two Worlds (14,41 juta), dan Ode to My Father (14,25 juta).
Mengingat film ini masih tayang di banyak jaringan bioskop, para pengamat industri memprediksi posisi The King's Warden masih sangat mungkin untuk merangkak naik ke posisi tiga besar dalam waktu dekat.
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Fokus utama cerita terletak pada dedikasi luar biasa dan loyalitas tanpa batas dari sosok Eom Heung Do yang setia menjaga sang raja di tengah situasi yang mengancam nyawa.
Sinergi akting yang memukau dari aktor kawakan Yoo Hae Jin dan bintang muda berbakat Park Ji Hoon dinilai sebagai nyawa utama film ini.
Keduanya berhasil menghadirkan chemistry yang mendalam antara pengawal dan raja, sehingga mampu menarik minat penonton dari berbagai spektrum generasi, mulai dari remaja hingga lansia yang ingin mengenang sejarah melalui visualisasi yang megah. (Chosun/Z-1)
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
Pelatih tim nasional futsal Indonesia Hector Souto menyebut Korea Selatan sebagai salah satu lawan yang menunjukkan konsistensi pertahanan tinggi.
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Jika Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan, maka Tajikistan dan Jepang menghuni Grup C bersama Uzbekistan dan Australia.
YOON Suk-hwa, tokoh besar dalam kancah teater modern Korea, meninggal dunia pada Selasa pagi di usia 69 tahun setelah berjuang melawan tumor otak. Ia mengembuskan napas terakhir di Seoul
Lebih dari sekadar makanan vegetarian, sajian kuliner wihara mencerminkan filosofi yang menghormati seluruh kehidupan, kesahajaan, dan rasa syukur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved