Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG pop Indonesia Ruth Sahanaya melakukan debutnya sebagai pemain film lewat Glenn Fredly The Movie. Ruth memerankan Mama Linda, sosok ibu Glenn.
Ruth menjelaskan bahwa dirinya sempat berdoa mengenai keinginan untuk merasakan bermain film. Ia tidak menyangka doa itu langsung dikabulkan Tuhan.
"Berawal dari iseng, saya lagi nonton bersama suami dan bilang, ‘Kayaknya asyik ya kalau bisa main film, seru juga karena ada tantangan yang lain’. Singkat cerita, lima menit kemudian hal itu dijawab oleh Tuhan langsung. Lukman (Sardi) telepon aku dan mengajak (main film)," kata Ruth yang akrab disapa Uthe itu dalam peluncuran teaser film “Glenn Fredly The Movie” di Epicentrum XXI Jakarta, Rabu (24/1).
Baca juga : Glenn Fredly The Movie Kenalkan Empat Perempuan di Hidup Glenn Fredly
Uthe melanjutkan bahwa tawaran perdana bermain film sebagai ibu dari mendiang musisi Glenn Fredly merupakan tantangan dan kepercayaan yang luar biasa. Hingga saat ini, Uthe menjelaskan, dirinya masih tak percaya bisa terlibat langsung dalam sebuah film.
"Sampai saat ini, saya masih kayak ngambang, gitu: benar nggak sih saya ada di dunia yang berbeda sekali dengan kebiasaan saya ini? Memang untuk saya pribadi, segala sesuatu nggak ada yang kebetulan. Memang betul kita harus selalu memperkatakan, mengucap, berbicara yang baik-baik, karena perkataan yang baik merupakan doa," tutur dia.
Baca juga : Glenn Fredly The Movie Rilis First Look
Dalam kesempatan tersebut, Uthe juga mengapresiasi tim kreatif dalam film “Glenn Fredly The Movie”, salah satunya menyanjung Lukman Sardi sebagai sutradara yang mampu memberikan keyakinan penuh kepada dirinya untuk bisa berakting. Dia juga memuji para aktor seni peran lain yang dia anggap mau bersabar menghadapi dirinya yang terbilang baru dalam dunia film.
"Aku selalu tanya sama Bucek dan bersyukur dia selalu sabar serta banyak menyemangati saya. Terlebih lagi Lukman (Sardi). Ada satu scene on the spot di luar script, Lukman mau saya diam saja sambil menangis. Dia berhasil menggiring saya ke posisi menangis itu sehingga begitu mudah saya bisa langsung dapat suasana itu," ujar dia.
Tidak butuh waktu lama bagi Uthe untuk mendapatkan suasana sendu yang dibutuhkan untuk menangis. Alhasil, Uthe juga tak menampik ketika mendapatkan pertanyaan perihal kembali berakting di film lain.
"Lukman sempat bilang agar saya tidak terburu-buru kalau memang perlu waktu untuk mendapatkan mood. Aku sampai langsung bilang, 'nggak nggak, sekarang sekarang saja take’. Jadi, itu menggambarkan sedemikian luar biasa Lukman untuk bisa direct dan membawa emosi aku untuk cepat mendapatkannya. Saya benar-benar merasakan suatu pelajaran baru dan kalau ditanya apakah ketagihan, kayaknya iya deh,” ujar Uthe seraya tertawa.
Menurut dia, bermain film adalah suasana dan tantangan yang baru. Turut mengambil bagian di film "Glenn Fredly The Movie” membuat Uthe bersyukur karena sosok mendiang Glenn memiliki tempat istimewa di dalam hatinya.
"Saya bersyukur dan nggak percaya, kok bisa diminta main di film Glenn? Dia itu punya tempat tersendiri di hati dan saya sangat senang,” imbuh menahan tangis.
Di film "Glenn Fredly The Movie”, Ruth Sahanaya memerankan karakter Linda yang merupakan ibunda dari Glenn Fredly. Selain Ruth Sahanaya, beberapa nama lain yang turut meramaikan lini peran di film ini di antaranya Marthino Lio sebagai Glenn Fredly, Zulfa Maharani sebagai Mutia Ayu, Sonia Anissa sebagai Dewi, Alyssa Abidin sebagai Nola, dan Bucek sebagai Henkie (ayah Glenn).
Film garapan sutradara Lukman Sardi ini berada di bawah bendera Time International Films dan diproduksi oleh DAMN! I Love Indonesia Pictures bekerja sama dengan Adhya Pictures. (Ant/Z-4)
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Paa Perasuk menarik perhatian tidak hanya karena alur ceritanya yang unik tetapi juga karena berhasil mengandeng penyanyi internasional Anggun C. Sasmi untuk debut.
PENYANYI muda Prince Poetiray berhasil menyabet penghargaan Pendatang Baru Terbaik Terbaik di AMI Awards 2025. Musisi berusia 11 tahun itu merebut penghargaan lewat lagu Selalu Ada di Nadimu.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia menonton konten Indonesia pada 2025, dan 35 tayangan Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 10 Global Netflix.
The Bluff membawa penonton ke Kepulauan Cayman, sebuah wilayah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Di sinilah kisah Ercell "Bloody Mary" Bodden dimulai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved