Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGAWALI tahun baru 2024, film “Glenn Fredly The Movie” akhirnya merilis tampilan perdananya (first look) berupa dua still photo dari aktor pemenang Piala Citra yaitu Marthino Lio, sebagai pemeran penyanyi multitalenta yang wafat pada 2020 tersebut.
Salah satu foto memperlihatkan Marthino tengah berpelukan dengan seorang perempuan, sedangkan foto lainnya menampilkan Marthino seorang diri. Namun, sosok wajah perempuan dalam foto masih menjadi misteri karena hanya terlihat bagian belakang dan rambut panjangnya yang mengenakan topi.
Dalam dua foto first look tersebut Marthino tampak mengenakan flat cap dan anting yang identik dengan gaya busana khas Glenn. Saat Marthino berpelukan dengan sosok perempuan tersebut ia terlihat bahagia. Sementara itu, satu foto lainnya menunjukkan nuansa kesedihan dengan raut wajah Marthino yang sendu.
Film persembahan DAMN! I Love Indonesia Pictures yang bekerja sama dengan Adhya Pictures ini disutradarai oleh Lukman Sardi, serta diproduseri Daniel Mananta dan Robert Ronny.
Film "Glenn Fredly The Movie" dijadwalkan tayang di bioskop pada tahun ini. Adapun film itu kini telah menyelesaikan syuting dan tengah memasuki pascaproduksi.
“Mengawali tahun baru 2024, kami mempersembahkan first look film "Glenn Fredly The Movie" untuk seluruh penonton Indonesia. Kami sudah tidak sabar tentunya untuk segera menghadirkan film ini ke penonton,” kata sutradara Lukman Sardi.
“Film dan peran yang saya mainkan tentu saja membawa nama besar. Kami ingin nama Glenn dan spiritnya selalu ada bersama kita saat ini,” tambah Marthino.
Selain Marthino Lio, film "Glenn Fredly The Movie" juga dibintangi aktor senior Bucek yang akan memerankan karakter Hengki Latuihamallo, ayah Glenn. Sementara itu, diva Indonesia Ruth "Uthe" Sahanaya bermain di film ini sebagai ibu Glenn, Linda Latuihamallo. Keikutsertaan Uthe istimewa lantaran ia adalah salah satu penyanyi Indonesia yang diidolakan Glenn. Semasa hidupnya, di 2016, Glenn pernah mendedikasikan sebuah konser sebagai perayaan 30 tahun Uthe berkarya.
Film ini juga dibintangi tiga aktris muda Indonesia yang akan berperan sebagai sosok-sosok perempuan yang mewarnai kehidupan pelantun hit Januari tersebut. Mereka adalah Zulfa Maharani, Alyssa Abidin, dan Sonia Alyssa. (RO/M-2)
Glenn Fredly The Movie merupakan film karya Lukman Sardi yang mengangkat tema keluarga dan musik, dua hal paling penting dalam hidup mendiang Glenn Fredly.
Empat tahun setelah kepergiannya pada April 2020, kini kisahnya dalam bermusik dan perjuangannya di dalam keluarga tersaji dalam film garapan sutradara Lukman Sardi
Eldhy Victor mengaku tidak memiliki teknik khusus untuk menciptakan suara vokal yang mirip dengan Glenn Fredly.
Awalnya, sulit bagi Sahira untuk mendapatkan gambaran tentang kepribadian Uci. Namun, dengan keberanian, ia mengirim pesan langsung kepada Uci dan mendapat respon yang ramah.
Berperan menjadi Hengky David Latuihamallo, ayah Glenn Fredly, bagi Bucek membutuhkan pemahaman mendalam akan latar belakang budaya dan bahasa Ambon.
Buat aku, susah banget karena aku orangnya cengeng, cepet banget nangis. Sementara itu, dituntut Mas Lukman (Lukman Sardi) ga terlalu memerlukan air mata.
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved