Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Memaknai Ramadan, King Nassar: Momentum Syukur dan Menjaga Kedamaian Batin

Basuki Eka Purnama
25/2/2026 11:29
Memaknai Ramadan, King Nassar: Momentum Syukur dan Menjaga Kedamaian Batin
King Nassar(ANTARA/Abdu Faisal)

BAGI penyanyi dangdut kenamaan Nassar Sungkar, atau yang akrab disapa King Nassar, bulan suci Ramadan selalu menjadi momentum istimewa untuk kembali memperbanyak ibadah dan memupuk rasa syukur. 

Di tengah padatnya aktivitas di dunia hiburan, pelantun lagu Seperti Mati Lampu ini menjadikan bulan puasa sebagai ruang untuk merefleksikan perjalanan hidup.

Saat ditemui di Jakarta, Selasa (24/2), pria yang melejit namanya melalui ajang Kontes Dangdut Indonesia (KDI) ini mengungkapkan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk menata hati. 

Ia memandang setiap peristiwa dalam hidup, baik itu kehilangan maupun kehadiran hal baru, sebagai bagian dari ketetapan Sang Pencipta yang harus dihadapi dengan keikhlasan.

"Setiap tahun aku selalu memaknai Ramadan penuh dengan kesukaan, cinta, dan bahagia. Ada yang datang, ada yang pergi. Ada yang hilang, ada yang baru. Itu kan bagian hidup," ujar Nassar.

Menurutnya, esensi utama dari ibadah puasa adalah menghargai kesempatan dan napas kehidupan yang masih dianugerahkan oleh Tuhan. 

Baginya, menjaga kedamaian batin merupakan prioritas utama agar ia lebih siap menjalani dinamika perubahan hidup yang tak terduga.

"Intinya kita masih dikasih hidup, kasih napas, kita ibadah," tutur dia dengan tenang.

Di balik fokusnya pada ibadah, Nassar juga tetap disiplin menjaga kesehatan fisik dan penampilan. Hal ini ia lakukan sebagai bentuk syukur atas nikmat sehat yang diberikan. 

Meski sibuk dengan rutinitas ibadah, ia tetap meluangkan waktu untuk berolahraga ringan guna mempersiapkan stamina untuk konser mendatang.

"Saya tambah jalan saja. Karena kan mau konser, jadi badannya biar bagus," kata Nassar.

Selain kesehatan, ia pun konsisten memperhatikan kerapian penampilan. Baginya, menjaga rambut tetap tertata klimis bukan sekadar urusan gaya, melainkan cara agar dirinya selalu terlihat bersih, segar, dan menarik saat menghadap Sang Pencipta.

Di akhir perbincangan, Nassar memberikan pesan motivasi kepada masyarakat untuk tidak menunda-nunda dalam melakukan kebajikan. Ia menekankan bahwa niat baik harus segera dieksekusi agar tidak kehilangan kesempatan berharga.

"Ingat, itu harus dikerjakan. Jangan menunggu. Kalau nunggu itu, nanti keburu orang-orang lain lebih dulu," tutupnya. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya