Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

Ini Panduan Mudik Aman Bersama Anak dari IDAI

Basuki Eka Purnama
16/3/2026 03:57
Ini Panduan Mudik Aman Bersama Anak dari IDAI
Ilustrasi(Freepik)

MENYAMBUT periode mudik dan libur panjang tahun 2026, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan panduan komprehensif bagi orang tua. Perjalanan jauh bersama buah hati memerlukan persiapan ekstra, mulai dari perlindungan kesehatan terhadap penyakit menular hingga aspek keselamatan di jalan raya.

Ketua Pengurus Pusat IDAI, DR Dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp Kardio(K), menekankan bahwa kunci utama perjalanan yang berharga adalah persiapan yang matang. Salah satu fokus utama tahun ini adalah kewaspadaan terhadap penularan campak yang sangat masif di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

Vaksinasi: Benteng Utama Sebelum Berangkat

Langkah paling fundamental sebelum menempuh perjalanan jauh adalah memastikan status imunisasi anak sudah lengkap. Piprim menegaskan bahwa vaksinasi, terutama vaksin MR/MMR, adalah perlindungan paling efektif untuk mencegah penularan penyakit menular yang sering meningkat saat keramaian.

Vaksinasi dua dosis terbukti memberikan perlindungan optimal dan ketenangan ekstra bagi orangtua. Selain vaksinasi, protokol kesehatan tetap harus dijalankan secara disiplin, seperti menghindari keramaian, menjaga kebersihan tangan, serta menerapkan etika batuk dan penggunaan masker di ruang publik.

Memilih Destinasi dan Persiapan Logistik

IDAI menyarankan orangtua untuk lebih bijak dalam memilih destinasi wisata. Mengingat kondisi cuaca yang fluktuatif, tempat wisata dalam ruangan (indoor) seperti museum, pusat sains, atau perpustakaan anak menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan lokasi terbuka yang rawan cuaca buruk atau bencana alam.

Berikut adalah daftar perlengkapan wajib yang harus masuk dalam tas mudik Anda:

Kategori Item yang Wajib Dibawa
P3K Keluarga Parasetamol, obat anti-mabuk, oralit, plester, termometer, dan vitamin C.
Dokumen Penting Identitas Anak (KIA/Paspor), tiket, bukti hotel, dan daftar nomor darurat RS.
Perlengkapan Cuaca Jaket, jas hujan/payung, dan alas kaki anti-selip.
Logistik & Hiburan Camilan sehat (buah, telur rebus), botol minum, mainan, atau buku cerita.

Keselamatan Berkendara (Safety Riding) bagi Anak

Aspek keselamatan di jalan raya tidak kalah penting. Sekretaris Umum Pengurus Pusat IDAI, DR Dr Hikari Ambara Sjakti, Sp.A, Subsp HOnk(K), mengingatkan bahwa cedera lalu lintas masih menjadi ancaman nyata bagi anak-anak. Penggunaan perangkat keselamatan yang sesuai standar adalah kewajiban mutlak.

Berdasarkan rekomendasi teknis IDAI, penggunaan car seat dan aturan berkendara harus disesuaikan dengan profil fisik anak sebagai berikut:

Usia/Kondisi Anak Rekomendasi Keselamatan
Bayi - 2 Tahun Wajib menggunakan rear-facing car seat (menghadap belakang) di kursi belakang.
Usia 2 - 5 Tahun Menggunakan forward-facing car seat (menghadap depan).
Usia di Atas 5 Tahun Menggunakan booster seat hingga sabuk pengaman terpasang sempurna.
Anak di Bawah 12 Tahun Sangat disarankan tetap duduk di kursi belakang.
Kendaraan Roda Dua Anak di bawah 6 tahun dilarang naik motor; wajib helm SNI untuk yang lebih tua.

Selain perangkat keselamatan, kondisi pengemudi juga menjadi sorotan. Pengemudi dilarang keras menggunakan ponsel, harus beristirahat setiap 2-3 jam di rest area, dan memastikan tidak dalam pengaruh obat-obatan yang menyebabkan kantuk.

Dengan mengikuti panduan resmi dari IDAI ini, diharapkan momen mudik dan libur panjang keluarga Anda di tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, sehat, dan penuh kenangan indah tanpa kendala berarti. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya