Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
ZEE JKT48 telah dipilih sebagai salah satu pemeran utama dalam film “Ancika: Dia yang Bersamaku 1995”, yang diadaptasi dari novel karya Pidi Baiq. Film ini menjadi kelanjutan dari kisah Dilan setelah trilogi yang berakhir pada tahun 2020. Meskipun banyak aktor baru yang terlibat dalam “Ancika: Dia yang Bersamaku 1995”, Zee JKT48 menjadi salah satu dari mereka.
Nama lengkap Azizi Shafaa Asadel atau yang akrab disapa Zee ini merupakan anggota generasi ketujuh dari grup idola JKT48 yang diperkenalkan pada tahun 2018. Lahir pada 16 Mei 2004, sedikit yang tahu bahwa ayahnya adalah salah satu dari si kembar Fadlan-Fadli yang terkenal sebagai presenter dan pemain sinetron. Zee memiliki 3 saudara laki-laki dan 1 saudara perempuan, termasuk saudara kembarnya, Akhmad Athir Ar-Raafi.
Baca juga: Ini Cara Ardhito Pramono Atur Work-Life Balance
Karier Zee dimulai dengan bergabung di JKT48 sebagai anggota Akademi Kelas B, kemudian mendapat promosi ke Kelas A pada 28 Oktober 2018. Pada 7 Oktober 2019, ia bergabung dengan Tim J. Selain sebagai anggota JKT48, Zee juga mengejar karier beraktingnya.
Debut aktingnya terjadi dalam film “Kalian Pantas Mati” pada tahun 2022, sebuah film horor yang disutradarai oleh Ginanti Rona. Film ini merupakan remake dari produksi Korea Selatan, “Mourning Grave (2014)”. Zee kemudian ditunjuk untuk peran utama dalam film “Ancika: Dia yang Bersamaku 1995”, yang diarahkan oleh Benni Setiawan.
Dalam film ini, Zee memerankan Ancika Mehrunisa Rabu, karakter utama yang menjadi tambatan hati terbaru Dilan. “Ancika: Dia yang Bersamaku 1995” menyuguhkan babak baru dalam kehidupan Dilan saat kuliah dan bertemu dengan Ancika, seorang gadis SMA berusia 17 tahun yang merupakan keponakan dari teman semasa SMP Dilan.
Baca juga: Chelsea Islan Tekuni Bisnis Berlian
Film “Ancika: Dia yang Bersamaku 1995”, yang telah tayang sejak 11 Januari 2024, membawa penonton pada kisah cinta baru dalam semesta Dilan setelah putus dari Milea. Ancika, diperankan oleh Zee JKT48, menjadi karakter yang menyegarkan dalam perjalanan asmara Dilan.
Zee JKT48 memiliki akun Instagram @jkt48.zee dan diikuti oleh 2,6 juta pengguna, kini dikenal sebagai aktris muda berbakat yang berhasil meraih peran penting dalam industri perfilman Indonesia. “Ancika: Dia yang Bersamaku 1995”, sebagai proyek film kedua Zee, membuktikan kiprahnya yang semakin menanjak di dunia akting.
(Z-9)
PENYANYI pendatang baru Giusti Raka merilis single terbarunya berjudul Masihkah Ada. Single ini menjadi lagu keempatnya yang dirilis.
Penyanyi solo Kunto Aji muncul dengan cara tak biasa dengan tampil mengenakan pakaian serba kuning, lengkap dengan sepatu hitam di Blok M Hub, Jakarta Selatan.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved