Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ARDHITO Pramono adalah musisi dan juga aktor yang memiliki kesibukan yang cukup padat. Karena banyaknya pekerjaan yang dijalani, mulai dari jadwal manggung di berbagai kota hingga kini comeback-nya sebagai aktor dalam film aksi 13 Bom di Jakarta, sempat membuat ia kesulitan mengatur waktu.
Di film 13 Bom di Jakarta, Ardhito berperan sebagai William, sosok anak muda yang memiliki kemampuan di bidang IT. Ia dan partnernya, Oscar (diperankan Chicco Kurniawan) merupakan pendiri perusahaan mata uang digital berbentuk kripto. Di film ini, William juga diceritakan memiliki tunangan, yakni Agnes, yang diperankan oleh Lutesha.
Sempat sulit mengatur keseimbangan porsi bekerja dan menikmati hidup, Ardhito mengungkapkan dirinya sampai dinasehati dan diberi banyak masukan oleh teman-temannya.
Baca juga: Ardhito Pramono Belajar Coding untuk Film 13 Bom di Jakarta
“Soal work life balance, justru gue sering dikasih input terutama kalau misalnya gue keluar kota untuk kerjaan, gue disaranin bisa extend sehari lagi untuk nyantai, kayak kulineran misalnya,” ungkap Ardhito.
Di tengah kesibukannya, Ardhito juga biasa menyempatkan waktu untuk meditasi guna menenangkan diri.
“Terus buat rehat sebentar gue meditasi. Karena nyokap gue seorang hipnoterapis, jadi yang bisa gue lakuin buat rileks dan fresh lagi, yaitu meditasi,” tuturnya.
Baca juga: Bintang Film 13 Bom di Jakarta, Ardhito Pramono, Mengaku Pernah Diteror Sungguhan
Tidak hanya itu, ternyata di sela-sela waktunya, Ardhito justru merangkai lirik lagu untuk mencurahkan perasaan atau inspirasinya.
“Terus paling yang bisa gue lakuin itu nulis lagu,” tambah Ardhito.
Selain bersama Chicco Kurniawan dan Lutesha, di film 13 Bom di Jakarta, Ardhito juga beradu akting dengan Rio Dewanto, Ganindra Bimo, Putri Ayudya, Niken Anjani, dan lainnya. (RO/Z-1)
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved