Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
INFLASI di Amerika Serikat mendingin selama 11 bulan berturut-turut secara tahunan di Mei. Ini sebagai tanda yang menggembirakan bagi para pembuat kebijakan.
Angka itu muncul dari Departemen Tenaga Kerja, Selasa (13/6), ketika pejabat Federal Reserve memulai pertemuan kebijakan dua hari pada hari yang sama. Data ini dapat memberikan ruang untuk jeda penaikan suku bunga bank sentral pada akhir pertemuan mereka.
The Fed telah menaikkan suku bunga acuan pinjaman 10 kali berturut-turut sejak awal tahun lalu untuk mengendalikan inflasi. Suku bunga acuan juga sebagai antisipasi untuk menahan kenaikan inflasi lebih lanjut minggu ini di tengah tanda-tanda pendinginan di ekonomi terbesar dunia.
Baca juga: UBS Tuntaskan Pengambilalihan Credit Suisse
Data pemerintah yang dirilis Selasa menunjukkan bahwa indeks harga konsumen (CPI), ukuran utama inflasi, melonjak 4,0% dari tahun lalu di Mei. Ini sejalan dengan ekspektasi analis dan turun dari 4,9% di April.
Ini membawa inflasi ke level terendah dalam sekitar dua tahun dan kurang dari setengah tingkat puncak 9,1% pada pertengahan 2022. "Laporan hari ini ialah kabar baik bagi keluarga pekerja keras," kata Presiden Joe Biden dalam pernyataan. "Ini menunjukkan kemajuan berkelanjutan dalam mengatasi inflasi pada saat yang sama bahwa pengangguran tetap berada di posisi terendah dalam sejarah."
Namun, analis memperingatkan bahwa pembuat kebijakan The Fed mencari tren pendinginan pertumbuhan yang lebih pasti sebelum mereka mengakhiri siklus kenaikan suku bunga. Dalam skala bulanan, CPI naik 0,1% di Mei alias melambat dari 0,4% di April.
Baca juga: Pengangguran Kanada Naik untuk Pertama Kali dalam Sembilan Bulan
Tidak termasuk komponen makanan dan energi yang mudah berubah, inflasi konsumen naik 5,3% selama 12 bulan terakhir. "Indeks tempat tinggal merupakan kontributor terbesar kenaikan semua barang bulanan diikuti oleh kenaikan indeks mobil dan truk bekas," kata Departemen Tenaga Kerja.
Sementara ada lompatan dalam harga kendaraan bekas bulan lalu, ini mungkin merupakan tanggapan terakhir terhadap lonjakan harga lelang sebelumnya, kata Ian Shepherdson dari Pantheon Macroeconomics. "Harga kendaraan bekas CPI akan turun selama musim panas, kemungkinan dimulai paling cepat Juni," katanya dalam catatan. Dia menambahkan bahwa pertumbuhan sewa juga akan melambat.
Baca juga: Ekspor Turun, Defisit Perdagangan AS di April Bertambah
Di sisi lain, harga kendaraan baru turun setiap bulan karena peningkatan pasokan dan, "Permintaan yang lebih lemah dalam menghadapi kondisi kredit yang semakin ketat," katanya.
"Sementara tingkat inflasi tetap tinggi, perlambatan moderat memberikan ruang bagi Fed untuk menghentikan penaikan suku bunganya," kata kepala ekonom Nationwide Kathy Bostjancic dalam catatannya. Untuk saat ini, menghentikan penaikan suku bunga lebih lanjut memungkinkan The Fed lebih banyak waktu untuk menilai dampak ekonomi dari tindakan sebelumnya, yang muncul di atas tekanan baru-baru ini di sektor perbankan.
Namun, ketika sampai pada jalur kebijakan masa depan, "Informasi yang masuk mengenai inflasi, pasar tenaga kerja, serta pertimbangan tentang kondisi kredit akan menentukan The Fed akan menaikkan suku bunga atau tidak," kata Rubeela Farooqi dari High Frequency Economics.
Oren Klachkin, kepala ekonom AS di Oxford Economics, memperingatkan bahwa data senilai satu bulan tidak akan meredakan kekhawatiran para pembuat kebijakan. Dia mengatakan kepada AFP masih ada risiko penaikan suku bunga lebih lanjut pada paruh kedua tahun ini.
"Pejabat The Fed menghadapi tindakan penyeimbangan yang sulit. Mereka tidak ingin menyebabkan resesi, tetapi mereka akan melakukan yang diperlukan untuk menurunkan inflasi menjadi 2%," kata Klachkin. (Z-2)
Sebanyak sembilan orang dilaporkan tewas dan 40 lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan antara aparat kepolisian dan pengunjuk rasa Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan.
Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer terhadap Iran bisa berlangsung hingga empat minggu dan memperingatkan kemungkinan korban tambahan.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Trump setuju berbicara dengan pemimpin baru Iran. Teheran terbuka untuk upaya serius meredakan ketegangan, kata Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi.
Amerika Serikat konfirmasi 3 anggota militer tewas dan 5 luka-luka akibat operasi terhadap Iran. USS Abraham Lincoln aman meski misil diluncurkan.
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan tewas dalam serangan ke Teheran. Media Iran belum memberikan konfirmasi resmi atas kabar tersebut.
Putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Donald Trump menjadi sentimen positif bagi IHSG. Pasar juga mencermati data PDB AS, inflasi PCE, dan arah suku bunga The Fed.
Prediksi harga emas Sabtu 14 Februari 2026 diperkirakan stabil hingga menguat terbatas, dipengaruhi harga emas dunia dan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah 42 poin ke Rp16.828 per dolar AS. Penguatan dolar dan naiknya probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Maret 2026 menekan pergerakan rupiah.
HARGA bitcoin kembali mengalami pelemahan di bawah US$90.000 setelah Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50%-3,75%.
HARGA emas hari ini dan perak terus mencatatkan rekor kenaikan pada Kamis (29/1) akibat pembelian aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan ekonomi, serta setelah kebijakan The Fed AS.
Federal Reserve (The Fed) hampir dipastikan akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam keputusan kebijakan terbaru yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu (28/1) sore waktu setempat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved