Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Iran: Hampir 180 Agen AS-Israel Ditangkap sejak Awal Perang

Haufan Hasyim Salengke
20/3/2026 09:38
Iran: Hampir 180 Agen AS-Israel Ditangkap sejak Awal Perang
ilustrasi.(Fars)

KORPS Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan telah menangkap sedikitnya 178 orang yang diduga bekerja sebagai agen intelijen untuk Amerika Serikat (AS) dan Israel. Penangkapan ini dilakukan di tengah eskalasi konflik yang pecah sejak akhir Februari lalu.

Menurut pernyataan resmi IRGC, para tersangka dituduh mengirimkan data strategis berupa citra visual dan koordinat lokasi pusat Bulan Sabit Merah Iran serta pos-pos pemeriksaan militer. Informasi tersebut diduga digunakan oleh badan intelijen asing untuk menentukan target serangan udara.

"Sejumlah warga negara asing termasuk di antara mereka yang ditahan. Kami menyita barang bukti berupa senjata, perangkat pelacak lokasi, peralatan komunikasi spesialis, serta sejumlah mata uang asing," ujar IRGC sebagaimana dilansir Fars, Kamis (19/30.

Perang ini bermula dari gelombang serangan udara besar-besaran yang dilancarkan AS dan Israel pada akhir Februari. Serangan tersebut mengakibatkan gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, serta lebih dari 1.300 orang lainnya, termasuk warga sipil dan komandan militer senior.

Sebagai bentuk balasan, Iran melancarkan serangan balasan cepat dengan menembakkan rentetan rudal dan drone ke wilayah yang diduduki Israel serta pangkalan-pangkalan militer AS yang tersebar di negara-negara kawasan Timur Tengah.

Pihak Teheran menegaskan bahwa operasi penangkapan jaringan spionase ini merupakan bagian dari upaya pembersihan unsur-unsur sabotase dalam negeri yang dituding memfasilitasi agresi udara asing terhadap kedaulatan Iran. (B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik