Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA dikabarkan tengah merampungkan pengiriman bertahap pesawat nirawak (drone) tempur, obat-obatan, serta pasokan makanan ke Iran. Langkah ini disebut sebagai upaya Moskow untuk menyokong kekuatan militer Tehran dalam menghadapi konfrontasi bersenjata dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Menurut laporan intelijen Barat yang dikutip The Financial Times, pejabat tinggi kedua negara mulai mendiskusikan pengiriman ini secara rahasia hanya beberapa hari setelah serangan pertama AS-Israel ke Tehran bulan lalu. Pengiriman bantuan militer ini dilaporkan telah dimulai sejak awal Maret dan ditargetkan selesai pada akhir bulan ini, Independent melaporkan, Kamis (26/3).
Dukungan Rusia ini menandai babak baru dalam aliansi kedua negara. Sebelumnya, Iran telah menjadi pemasok utama drone Shahed yang digunakan Rusia dalam invasi ke Ukraina. Kini, pengiriman drone dari Moskow menjadi bukti pertama dukungan bantuan mematikan (lethal aid) Rusia kepada Iran sejak perang di Timur Tengah pecah.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, turut memberikan pernyataan keras terkait hubungan kedua negara tersebut. Zelensky mengklaim bahwa Moskow tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga berbagi data intelijen dengan Tehran.
Pernyataan Zelensky juga menyoroti bahwa negara-negara Teluk kini mulai menunjukkan minat besar pada pengalaman Ukraina dalam mempertahankan diri dari serangan drone. Mengingat Moskow kerap meluncurkan ratusan drone Shahed setiap malam ke Ukraina, Kyiv kini dianggap sebagai pakar dalam peperangan defensif melawan teknologi drone tersebut.
Menanggapi laporan ini, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov tidak memberikan bantahan langsung. "Banyak hoaks yang beredar saat ini. Satu hal yang pasti, kami terus melanjutkan dialog dengan kepemimpinan Iran," ujar Peskov. (B-3)
PEMERINTAH Arab Saudi menyatakan dukungannya atas keputusan Dewan Hak Asasi Manusia PBB yang secara bulat mengadopsi resolusi terkait dampak serangan Iran
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflikĀ
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Analisis pakar sebut perang AS-Israel gagal picu revolusi di Iran. Agresi militer justru perkuat loyalitas militer dan bungkam kelompok moderat di internal Teheran.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Rusia disebut menawarkan penghentian bantuan intelijen kepada Iran dengan syarat Amerika Serikat (AS) menghentikan dukungan intelijen kepada Ukraina.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved