Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Menstabilkan Barometer Perekonomian

09/4/2025 05:00

SEPERTI yang telah diprediksi banyak kalangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka melemah tajam dan nyaris terkoreksi hingga 10% seusai libur Lebaran. Sentimen negatif dari luar negeri hingga kebijakan regulator direspons pasar dengan kepanikan.

Memang, tren penurunan harga saham juga terjadi di berbagai negara, mulai dari Amerika Serikat (AS) hingga beberapa negara di Asia. Tren semacam itu melanda pasar modal Indonesia juga, yang mengikuti pergerakan turun indeks saham regional dan global.

Situasi amblesnya IHSG ini menunjukkan kondisi psikologis investor yang khawatir kebijakan tarif impor yang diluncurkan Presiden AS Donald Trump dapat berimbas pada kinerja pendapatan korporasi yang jadi emiten di bursa efek.

Selain itu, pengumuman perubahan aturan mekanisme trading halt (penghentian sementara perdagangan saham) sebelum pembukaan bursa turut memperparah ketakutan pelaku pasar. Investor yang sudah khawatir, kemudian disuguhi perubahan kebijakan auto rejection bawah (ARB) sebesar 15% dan mekanisme trading halt yang dianggap belum selaras.

Perubahan kebijakan secara mendadak tersebut justru menambah ketidakpastian, dan jelas kian memperparah kepanikan pasar, sehingga membuat dana asing keluar lebih cepat. Apalagi, pasar saham Indonesia sangat sensitif terhadap sentimen, bukan sekadar faktor teknikal.

Sentimen negatif ini juga merupakan akumulasi dari dampak penurunan daya beli dan perlambatan ekonomi yang disebabkan oleh efisiensi anggaran pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Karena itu, kita mendorong agar regulator lebih berhati-hati dalam mengumumkan kebijakan yang bisa memicu reaksi psikologis berlebihan. Market kita sudah syok, jangan sampai ditambah menjadi triple shock.

Pasar saham adalah barometer penting bagi perekonomian sebuah negara. Ketika pasar saham bergerak stabil, ia tidak hanya mencerminkan kesehatan ekonomi, tetapi juga menciptakan kepercayaan bagi para investor dan masyarakat.

Pada titik inilah pemerintah perlu hadir dengan langkah-langkah yang terukur dan efektif. Respons cepat dan tepat dari pemerintah agar permintaan ekspor tidak menurun dan kepercayaan investor dapat pulih kembali melalui langkah negosiasi tarif dengan AS perlu segera direalisasikan.

Di samping itu, kebijakan fiskal yang tepat, seperti memberikan stimulus ekonomi atau bantuan langsung bagi sektor-sektor yang terdampak, bisa menjadi langkah awal untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi.

Jika pasar saham dibiarkan mengalami penurunan tajam, dampaknya bisa dirasakan hampir di seluruh aspek kehidupan, mulai dari pengangguran, penurunan daya beli, hingga ketidakpastian ekonomi yang melanda.

Dalam kondisi seperti ini, pemerintah memegang peranan penting untuk merumuskan kebijakan yang tidak hanya menenangkan pasar, tetapi juga memberikan rasa aman bagi para pelaku ekonomi. Menjaga stabilitas pasar saham bukanlah tugas yang mudah, tetapi itu sangat penting untuk memastikan perekonomian tetap berjalan dengan baik.

Dengan kebijakan yang tepat, pemerintah tidak hanya dapat menenangkan pasar, tetapi juga mengurangi dampak negatif dari ketidakstabilan pasar saham terhadap kehidupan masyarakat. Kepercayaan investor pun akan kembali pulih sehingga pada gilirannya mampu menciptakan barometer yang positif bagi perekonomian Indonesia.

 

 



Berita Lainnya
  • Akhiri Biaya Politik Tinggi

    21/1/2026 05:00

    Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.

  • Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset

    20/1/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.

  • Mitigasi Dampak Geopolitik Efek Trump

    19/1/2026 05:00

    PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.

  • Jangan Remehkan Alarm Rupiah

    17/1/2026 05:00

    PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun. 

  • Aset Dirampas, Koruptor Kandas

    16/1/2026 05:00

    SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.

  • Kembalikan Tatanan Dunia yang Rapuh

    15/1/2026 05:00

    TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.

  • Point of No Return IKN

    14/1/2026 05:00

    POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.

  • Hentikan Kriminalisasi Kritik

    13/1/2026 05:00

    KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.

  • Basmi Habis Benalu Pajak

    12/1/2026 05:00

    BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.

  • Syahwat Materi di Jalan Suci

    10/1/2026 05:00

    KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.

  • Satu Pengadilan Beda Kesejahteraan

    09/1/2026 05:00

    HAKIM karier dan hakim ad hoc secara esensial memiliki beban dan tanggung jawab yang sama.

  • Menjaga Muruah Pengadilan

    08/1/2026 05:00

    Meski berdalih memberikan rasa aman kepada jaksa, kehadiran tiga personel TNI itu justru membawa vibes intimidasi bagi masyarakat sipil di ruang sidang tersebut.

  • Dikepung Ancaman Krisis Global

    07/1/2026 05:00

    SERANGAN Amerika Serikat (AS) ke Venezuela bukan sekadar eskalasi konflik bilateral atau episode baru dari drama panjang Amerika Latin.

  • Menagih Bukti UU Perampasan Aset

    06/1/2026 05:00

    DI awal tahun ini, komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi sejatinya dapat diukur dengan satu hal konkret

  • Jamin Rasa Aman di Ruang Kritik

    05/1/2026 05:00

    DALAM sebuah negara yang mengeklaim dirinya demokratis, perbedaan pendapat sesungguhnya merupakan keniscayaan.

  • Jangan Lamban lagi Urus Bencana

    03/1/2026 05:00

    REKONSTRUKSI dan rehabilitasi pascabencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara kembali menempatkan negara pada ujian penting.