Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Silaturahim Demi Konsolidasi Demokrasi

12/4/2024 22:00

SILATURAHIM para elite politik pada Lebaran yang baru saja berlalu dua hari yang lalu benar-benar membawa angin sejuk di hati masyarakat Indonesia. Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, misalnya, yang bertandang ke kediaman Airlangga Hartarto, bekas seteru politiknya pada pemilu lalu.

Keduanya malah larut dalam obrolan yang penuh tawa dan canda, sembari mencicipi satu per satu panganan khas Lebaran.

Keduanya seakan lupa bahwa Februari lalu baru saja menjadi rival politik. Sikap keduanya malah menunjukkan politik itu secukupnya, silaturahim itu selamanya.

Silaturahim ini yang mesti terus dibangun karena menjadi modal utama tetap berdirinya pbangsa ini. Di tahun politik, silaturahim penting dijaga antarsesama anak bangsa. Pemilu mesti disadari bersama adalah sebuah kontestasi yang berulang tiap lima tahun, sementara itu silaturahim adalah sebuah kewajiban yang melekat sepanjang masa.

Kewajiban tiap warga negara dan tak boleh hanya terjadi di momentum Lebaran saja. Pemilu tak boleh membelah kerukunan dan merusak tatanan sosial kehidupan sesama.

Mesti disadari pula bahwa pemilu hanyalah alat pencarian pemimpin mendatang, bukan tujuan masa depan. Pemilu dan hasilnya mesti disikapi dengan sukacita dan kegembiraan.

Sah-sah saja jika ada kelompok yang merasa kecewa karena pilihannya kalah dalam pemilu, tapi silaturahim tetap mesti ditempatkan di atas pemilu.

Berbagai silaturahim politik di Lebaran kali ini mesti dimanfaatkan untuk mengonsolidasikan demokrasi. Spirit silaturahim antarelit sangat bagus untuk membangun komunikasi bersama dalam mendudukkan posisi demokrasi kita ke depan.

Jangan lupa, tantangan demokrasi itu bukanlah rivalitas dalam politik slot5000. Tantangan sesungguhnya ialah tujuan bernegara yang masih jauh dari sempurna, di antaranya ialah meningkatkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Baik yang kalah maupun yang menang dalam pemilu lalu, tak boleh ada yang lupa dari tujuan bernegara itu.

Korupsi yang tak ada habisnya dan kesenjangan ekonomi yang sangat menganga masih menjadi penyakit kronis bangsa ini. Dua penyakit ini yang mestinya segera dijawab oleh demokrasi.

Jika tiap kali ganti pemimpin bangsa dan dua penyakit itu masih bercokol, harus kita akui bahwa demokrasi kita masih gagal. Demokrasi kita hanya berhasil sebatas menghasilkan pemimpin tanpa gontok-gontokan, tapi bukan menghasilkan negara yang melindungi seluruh bangsa Indonesia dan seluruh tanah air Indonesia.

Karena itu, silaturahim para elit politik yang tengah berlangsung saat ini mesti diapresiasi dan ditiru oleh seluruh anak bangsa. Berbagai perbedaan mesti segera diakhiri demi sebuah tujuan bersama, yakni tujuan bernegara.

Kekuatan magis silaturahim sejatinya telah dibuktikan oleh para pendiri bangsa ini, tahun 1945 silam. Para tokoh bangsa yang berasal dari beragam agama dan pandangan politik berhasil duduk satu meja untuk bersama-sama memproklamasikan kemerdekaan bangsa ini.

Sulit dibayangkan apa yang akan terjadi jika para tokoh bangsa itu saling mempertahankan pendapat dan pilihannya masing-masing. Kemerdekaan tentunya hanya menjadi sebuah mimpi dan kesejahteraan berhenti jadi bahan obrolan di warung kopi. Karena itu, selamat bersilaturahim dan jangan lupa terus menjaganya.



Berita Lainnya
  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal