Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Mengembalikan Muruah Polri

25/8/2022 05:00
Mengembalikan Muruah Polri
Ilustrasi MI(MI/Seno)

 

POLRI tidak bisa melepaskan diri dari pengamatan dan penilaian masyarakat. Memiliki kewenanganan sangat besar dan organisasinya menembus sampai tingkat desa. Karena itu, rakyat menaruh harapan agar Polri selalu tampil sempurna.

Sekecil apa pun kecerobohan yang dilakukan anggota Polri pasti merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi. Oleh karena itu, anggota Polri dituntut bekerja dengan hati-hati, senantiasa bekerja dengan presisi.

Kepercayaan masyarakat atas Polri mencapai titik terendah dalam kasus polisi tembak polisi di rumah dinas polisi yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui kasus itu menjadi pukulan keras untuk kepolisian.

Pengakuan Kapolri itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, kemarin. “Ini tentunya pil pahit bagi kami. Namun demikian, kami terus berkomitmen apa yang terjadi menjadi momentum untuk memperbaiki, untuk terus melakukan perbaikan institusi Polri,” kata Kapolri.

Sedikit demi sedikit kepercayaan masyarakat mampu dipulihkan. Kepercayaan itu dipulihkan dengan kerja cerdas mengungkap kasus Brigadir J. Pengungkapan peristiwa itu menjadi semakin terang apa adanya dengan mempertaruhkan muruah institusi Polri.

Kapolri patut diapresiasi karena membuka tabir kematian Brigadir J secara terang-benderang di Komisi III DPR. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Ia membeberkan indikasi rekayasa dan penghalangan penyidikan sejak peristiwa itu terjadi.

Dalam kasus itu lima orang telah menjadi tersangka, yakni mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo, dua ajudan Ferdy, yakni Bharada Richard Eliezer dan Brigadir Ricky Rizal; istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi; dan asisten rumah tangga keluarga Ferdy, Kuat Ma’ruf.

Selain pengusutan kasus pidana oleh Tim Khusus (Timsus), Polri juga mengusut dugaan pelanggaran etik oleh Inspektorat Khusus (Irsus). Sebanyak 97 personel Polri telah diperiksa Irsus dan 35 di antaranya diduga melanggar kode etik. Dari jumlah itu, 16 di antaranya sudah ditempatkan di penempatan khusus di Mako Brimob dan 2 lainnya sudah di tahanan menyusul penetapan tersangka. Adapun sisanya masih berproses.

Publik tentu berharap kasus yang telah berlangsung lebih dari sebulan dan menyita perhatian ini dapat menyeret para pelaku yang terlibat ke pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Sejauh ini masyarakat masih percaya kepada institusi yang dipimpin Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Setidaknya, itu tecermin dari hasil survei Laboratorium Survei Indonesia (LSI) yang menyebutkan mayoritas masyarakat (yang diwakili 89,4% responden) menyatakan Kapolri telah bersikap tegas. Ia dinilai tak ragu menghukum para oknum bawahannya yang coba-coba menghalangi penyidikan.

Survei itu juga menyebutkan sebanyak 80,9% responden menilai Polri sudah cepat tanggap dan proaktif dalam merespons kegundahan dan protes masyarakat dalam melihat ketidakberesan di awal kasus pembunuhan ini terkuak. Sementara 79,2% responden menilai Polri dan Kapolri telah bersikap adil atau tidak pandang bulu.

Hasil jajak pendapat LSI yang digelar pada 13-21 Agustus 2022 ini melibatkan 1.930 responden di 34 provinsi di Indonesia. Dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error sebesar -/+ 2,24%.

Tugas Kapolri ke depan tidaklah ringan. Selain terus merawat kepercayaan masyarakat, ia mesti melakukan konsolidasi internal. Kapolri tidak bisa berjalan sendirian. Ia membutuhkan dukungan publik agar institusi Polri tetap berwibawa dan dihormati.



Berita Lainnya
  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.