Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Pemudik Nekat

11/5/2021 05:00
Pemudik Nekat
(MI/Seno)

 

 

PEMERINTAH telah mengambil kebijakan tegas dengan meniadakan mudik Lebaran 2021. Pelarangan itu mencakup penyekatan hingga pengurangan operasi moda transportasi udara, laut, darat, dan kereta api antarkota antarprovinsi.

Aturan larangan mudik mulai 6 Mei hingga 17 Mei itu tidak sepenuhnya dipatuhi. Anekdot bahwa aturan dibuat untuk dilanggar memang benar-benar terjadi di tengah masyarakat. Larangan mudik diterabas. Padahal, tujuan pelarangan mudik untuk melindungi keselamatan rakyat.

Aparat gabungan Polri-TNI bersama instansi lain telah berupaya keras untuk menghalau para pemudik. Bahkan, aparat telah memutarbalikkan 104.370 ribu kendaraan hingga kemarin, tetapi ada sebagian masyarakat nekat mudik, bahkan menjebol penyekatan yang dilakukan aparat.

Ribuan pemudik yang mengendarai sepeda motor menjebol barikade penyekatan di jalur pantura Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi-Karawang, Jawa Barat, pada Minggu (9/5) malam.

Jumlah sepeda motor yang membeludak membuat kemacetan parah. Bahkan, sejumlah pengendara nekat melawan arus untuk melewati pos penyekatan. Ribuan kendaraan akhirnya dibiarkan melintas lantaran panjangnya antrean yang mengakibatkan lalu lintas macet total lebih dari 5 kilometer.

Cukup besarnya arus mudik ini sebenarnya telah diprediksi sebelumnya. Meskipun pemerintah melarang, dari survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan terungkap bahwa 7% masyarakat atau 18 juta orang tetap nekat mudik.

Angka tersebut memang jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan potensi mudik sebenarnya yang diperkirakan mencapai 89 juta orang atau 33%. Namun, angka belasan juta jelas masih cukup menakutkan jika dilihat dari potensi penularan covid-19.

Apalagi pemerintah membuka fakta bahwa saat melakukan pemeriksaan covid-19 secara acak kepada pemudik, dari 6.742 pemudik, terkonfirmasi positif sebanyak 4.123 orang. Melihat dari rasionya jelas mengerikan, 61% pemudik potensial membawa covid-19 ke kampung halaman mereka.

Belum lagi kasus positif virus korona masih terus bertambah dari hari ke hari dampak ramainya pusat-pusat perbelanjaan selama beberapa minggu terakhir, yang meningkat 33% dalam sebulan terakhir.

Angka penambahan kasus positif juga ikutan terkerek. Belum lagi menurut data Satgas Penanggulangan Covid-19, keterisian ICU rumah sakit di 13 provinsi meningkat. Sebagian besar kenaikan rasio keterisian tempat tidur terjadi di Sumatra.

Kenaikan angka penyebaran covid-19 di sejumlah daerah itu berkorelasi dengan mobilitas manusia sebelum mudik dilarang. Antara 22 April sampai 5 Mei, terjadi kenaikan jumlah penduduk yang keluar dari daerah asal mereka sekitar 20%-30%.

Sejauh ini masih ada 11 provinsi dari 30 provinsi pelaksana PPKM mikro yang mengalami tren kenaikan tambahan konfirmasi harian. Ada lima provinsi dengan tren kenaikan cukup tajam, yaitu Kepulauan Riau, Riau, Sumatra Selatan, Aceh, dan Kalimantan Barat.

Tugas berat pemerintah saat ini ialah mengantisipasi kepulangan pemudik pada H+2 sebanyak 22% atau sekitar 3,6 juta orang. Sebaiknya pemerintah mengimbau pemudik untuk menunda kepulangan supaya tidak semuanya bertemu di waktu dan lokasi yang sama.

Kegiatan tracing juga mesti giat dilakukan terutama di daerah yang memiliki konsentrasi pemudik besar. Bila perlu, sesampai di tempat tujuan, para pemudik melakukan isolasi mandiri.

Patut dipertimbangkan usulan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi agar diberikan vaksin covid-19 gratis kepada masyarakat yang masih nekat mudik saat arus balik Lebaran 2021. Tujuannya tentu saja untuk menekan penularan covid-19.

Jika tidak ada perencanaan yang baik untuk mengelola kepulangan pemudik nekat, bukan mustahil terjadi ledakan kasus covid-19 dalam tiga pekan ke depan.



Berita Lainnya
  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.