Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Darurat Keteladanan

28/11/2020 05:00
Darurat Keteladanan
Ilustrasi MI(MI/Seno)

 

 

BANGSA ini tidak hanya mengalami darurat kesehatan akibat pandemi covid-19. Ada persoalan yang lebih besar lagi, yakni darurat keteladanan. Figur-figur yang bisa dijadikan rujukan nilai dalam berperilaku dan bertindak kian langka. Para tokoh agama mestinya tampil sebagai figur rujukan nilai bagi masyarakat. Menjadi rujukan karena ia santun bertutur, bersahaja dalam berpenampilan, satu kata dengan perbuatan. Atribut moralitas tidak dipakai untuk membenarkan kekerasan fisik maupun kekerasan verbal.

Di tengah situasi darurat keteladanan itu, muncul harapan yang ditawarkan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Miftachul Akhyar yang terpilih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia atau MUI periode 2020-2025, menggantikan Ma’ruf Amin.

Miftachul Akhyar mengajak seluruh ulama untuk kembali kepada jati diri ulama yang mendapat amanah untuk menegakkan ajaran Islam secara benar. Ulama semestinya menjalankan tugas utama, yakni berdakwah, mengajak umat untuk menjalankan kebaikan.

Patut didukung pernyataan Miftachul Akhyar bahwa dakwah itu mengajak, bukan mengejek. Dakwah itu merangkul, bukan memukul; menyayangi, bukan menyaingi; mendidik, bukan membidik; membina, bukan menghina; mencari solusi, bukan mencari simpati; dan membela, bukan mencela.

Kiranya kepemimpinan baru MUI mampu membawa kesejukan bagi bangsa dan negara sesuai dengan harapan Wapres Ma’ruf Amin agar lembaga itu tetap memegang komitmen dalam menjaga implementasi Islam wasatiah (moderat).

Kita berharap, sangat berharap, agar kepemimpinan baru MUI tidak berlama-lama melakukan konsolidasi organisasi sebab bangsa ini masih didera darurat kesehatan akibat pandemi covid-19. MUI diharapkan segera menunjukkan kontribusinya dalam mengawal proses persiapan vaksinasi.

Mengawal proses, sebagaimana diharapkan Wapres, tidak hanya terkait dengan sertifikasi halal bagi vaksin covid-19 yang akan digunakan pemerintah, tetapi juga dalam menyosialisasikan pentingnya vaksin sebagai salah upaya pengendalian covid-19.

Sosialisasi vaksin sangat penting sebab hasil survei nasional menyebutkan masih ada perbedaan penerimaan vaksin di setiap provinsi. Survei dilakukan Kementerian Kesehatan bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization dengan dukungan Unicef dan WHO.

Perbedaan penerimaan vaksin dilatarbelakangi oleh berbagai aspek, di antaranya aspek ekonomi, keyakinan agama, status pendidik, serta wilayah. Meski demikian, mayoritas penduduk bersedia divaksinasi.

Terus terang, untuk mengatasi pandemi yang telah menewaskan ribuan orang di Indonesia, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Seluruh elemen masyarakat mesti terlibat, termasuk pemuka agama. Sebagai pemimpin umat, mereka malah memiliki peran sentral seperti halnya tenaga kesehatan. Mereka harus berada di garda terdepan dalam penanggulangan wabah ini.

Para tokoh agama tidak cukup hanya berteriak di atas mimbar, tetapi juga harus memberi keteladanan tanggung jawab lewat perbuatan. Jika tanggung jawab perawatan dan medis ada pada dokter dan perawat, tanggung jawab pencegahan wabah sebetulnya juga ada di tangan para tokoh agama. Bahkan, dengan kultur religius yang kuat di Indonesia, ucapan para tokoh agama tak jarang lebih dahsyat dampaknya ketimbang pemerintah.

Dalam konteks itulah kita berharap para tokoh agama tidak melalaikan peran dan kearifan mereka pada kondisi meruaknya pandemi ini. Mereka sejatinya tidak ikut mengumpulkan massa dengan alasan apa pun, apalagi tanpa mematuhi protokol kesehatan.



Berita Lainnya
  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.