Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Jaga Keadaban Kampanye Virtual

28/9/2020 05:00

POLITIK yang dijalankan di atas altar keadaban pasti meletakkan etika dan konsistensi di posisi tertinggi. Etika dan konsistensi itulah yang menjadi keutamaan dalam kampanye Pilkada 2020.

Kampanye dimaknai sebagai kegiatan untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, dan program calon kepala daerah. Sebanyak 741 pasangan calon kepala daerah berlomba-lomba kampanye untuk meraih dukungan pemilih.

Ada tujuh metode kampanye yang diizinkan dalam Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020. Mulai pertemuan tatap muka sampai penggunaan media sosial.

Meski mengizinkan pertemuan terbatas, Pasal 58 PKPU 13/2020 tetap mengajurkan pertemuan itu dilakukan melalui media sosial dan media daring. Sebut saja model itu sebagai kampanye virtual.

Harus tegas dikatakan bahwa kampanye virtual sebagai keadaban baru dalam politik. Disebut keadaban baru karena di tengah masa pandemi covid-19, hanya itulah model kampanye yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Sejak kampanye digelar mulai Sabtu (26/9) hingga 5 Desember, pada umumnya pasangan calon konsisten mematuhi protokol kesehatan, antara lain membatasi hanya 50 orang dalam setiap pertemuan. Meski demikian, jujur diakui, masih ada pelanggaran seperti yang terjadi di Medan, Sumatra Utara.

Kepatuhan dan konsistensi mengikuti protokol kesehatan mestinya dijadikan tolok ukur untuk memilih calon pada 9 Desember sebab semua calon sudah meneken pakta integritas untuk mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan.

Pakta integritas itu hakikatnya adalah dokumen yang berisi pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan isinya. Jika calon begitu mudah mengingkari pakta integritas, dia sesungguhnya sangat tidak pantas dan tidak layak untuk menjadi kepala daerah. Buang ke laut saja.

Demi keselamatan dan kesehatan masyarakat, tidak ada pilihan lain, para calon kepala daerah hendaknya kreatif memanfaatkan kampanye virtual berbasis internet.

Pengguna internet di Indonesia, berdasarkan data We are Social pada 2020, sebanyak 175,4 juta jiwa dari total populasi Indonesia yang berjumlah 272,1 juta jiwa. Disebutkan juga bahwa sebanyak 160 juta orang pengguna aktif media sosial.

Berdasarkan data tersebut, kiranya para calon kepala daerah mulai memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan visi, misi, dan program. Jangan ditunda-tunda lagi.

Tegas dikatakan bahwa media sosial juga berdaya rusak tinggi kala pengguna tidak bijak memakainya.

Media sosial bisa menjadi arena benturan kepentingan politik yang dikemas melalui aroma agama dan ujaran kebencian.

Para calon kepala daerah bisa saja menjaga citra kesantunan di dunia nyata. Akan tetapi, berdasarkan pengalaman kampanye-kampanye sebelumnya, mereka bisa berubah wujud menjadi serigala di dunia maya.

Karena itu, agar kampanye virtual tetap sehat, Bawaslu dan aparat penegak hukum harus konsisten menegakan ketentuan perundang-undangan. Jangan pernah melakukan pembiaran terhadap siapa dan dari mana pun calon itu berasal. Bila perlu, seret pelanggaran regulasi media sosial ke penjara.

Kampanye virtual yang sehat sekaligus menjadi pembuktian bahwa tidak salah pemerintah melanjutkan pilkada di tengah arus tuntutan penundaan yang masih mengalir deras. Ini juga menjadi bukti bahwa pilkada bukanlah klaster penyebaran covid-19.

 

 

 

 

 



Berita Lainnya
  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.

  • Makin Puas, makin Tancap Gas

    12/2/2026 05:00

    INGGINYA tingkat kepuasan masyarakat merupakan hal yang diidam-idamkan pemimpin.

  • Mewujudkan Kedaulatan Emas

    11/2/2026 05:00

    LONJAKAN harga emas dunia seharusnya menjadi kabar baik bagi Indonesia.