Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Keselamatan Siswa Jadi Pertimbangan

29/5/2020 05:00

PEMBUKAAN kembali sekolah perlu dipersiapkan secara matang. Jangan terburu-buru dilakukan sebab penularan covid-19 di Indonesia belum juga melambat. Keselamatan siswa dan guru harus menjadi pertimbangan utama.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan awal tahun ajaran baru masih sesuai kalender akademik, yakni dimulai pada 13 Juli. Akan tetapi, kegiatan pembelajaran pada permulaan tahun ajaran baru itu bukan merupakan pembukaan kembali sekolah. Pernyataan Nadiem ini tentu saja mampu meredakan kecemasan orangtua murid.

Sejauh ini para orangtua siswa cemas atas keselamatan anak-anak mereka jika sekolah kembali dibuka pada saat laju penyebaran covid-19 belum sepenuhnya bisa dikendalikan.

Pembukaan kembali sekolah harus mendapatkan persetujuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Sekolah kembali dibuka jika kondisi pandemi benar-benar pulih.

Kemendikbud diharapkan juga selalu berkoordinasi dan mendengarkan pertimbangan Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Ikatan Dokter Anak Indonesia. Berkoordinasi dengan instansi-instansi itu penting sebelum memutuskan membuka kelas fisik.

Sembari menunggu keputusan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kemendikbud perlu mematangkan protokol pendidikan di tengah pandemi ini.

Tentunya, dalam menghadapi tahun ajaran baru, tidak bisa mengandalkan sistem pengajaran jarak jauh yang sporadis.

Segera evaluasi pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yang selama ini diterapkan. Susun model implementasi yang bisa melengkapi model lain sehingga anak tetap bisa belajar efektif di tengah pandemi. Tidak perlu memaksakan kegiatan belajar mengajar secara fisik di sekolah.

Pembukaan kembali sekolah kini bukan hanya masalah pendidikan. Hal itu pun sudah jadi persoalan kesehatan.

Keselamatan guru dan siswa jadi pertimbangan utama. Bangun sistem pembelajaran yang menjamin keselamatan. Teknologi telah memungkinkan proses belajar bisa di mana saja.

Bagi daerah terpencil dengan akses teknologi dan internet yang masih minim, bisa saja guru mendatangi kelompok-kelompok siswa bergiliran. Buatlah sistem belajar dengan evaluasi berjangka waktu.

Interaksi guru dengan kelompok kecil siswa lebih memungkinkan untuk tertib melaksanakan protokol pandemi covid-19.

Jika pembelajaran fisik di sekolah tetap dibuka, pemerintah perlu memikirkan pengaturan jarak bangku di kelas agar sesuai dengan protokol kesehatan. Selain itu, menyiapkan fasilitas tempat cuci tangan sebanyak mungkin dan menyiapkan masker di sekolah.

Kasus pembukaan kembali pembelajaran fisik di sejumlah negara bisa dijadikan contoh, seperti di Finlandia, Prancis, dan Inggris. Meski mematuhi protokol kesehatan, ternyata pembelajaran fisik di negara-negara itu malah menimbulkan klaster baru. Beberapa siswa dan guru tertular covid-19 hanya dalam sepekan.

Apalagi tingkat keterpaparan anak di Indonesia cukup besar jika dibandingkan dengan negara lain. Dari data Kementerian Kesehatan per 23 Mei, ada sekitar 831 anak yang terinfeksi covid-19. Data Ikatan Dokter Anak Indonesia, 129 anak meninggal dunia dengan status pasien dalam pengawasan serta 14 anak meninggal dengan status positif covid-19.

Pemerintah tak perlu terburu-buru membuka kembali sekolah. Jangan sampai hal itu malah memicu klaster penularan baru. Keputusan yang baik harus melewati pertimbangan yang matang. Jangan-jangan belajar jarak jauh bagian dari kenormalan baru.

 



Berita Lainnya
  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.

  • Makin Puas, makin Tancap Gas

    12/2/2026 05:00

    INGGINYA tingkat kepuasan masyarakat merupakan hal yang diidam-idamkan pemimpin.

  • Mewujudkan Kedaulatan Emas

    11/2/2026 05:00

    LONJAKAN harga emas dunia seharusnya menjadi kabar baik bagi Indonesia.

  • Kembalikan Hak Sehat Rakyat

    10/2/2026 05:00

    SEBELAS juta jiwa tentu bukan angka yang kecil.

  • Gaji Naik, Moral Menukik

    09/2/2026 05:00

    WAJAH peradilan negeri ini sungguh menyedihkan. Kasus rasuah lagi-lagi memberikan tamparan keras.