Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Tol untuk Mudik Lancar

11/6/2018 05:00

INDONESIA terbilang negara pertama yang punya tol. Pada 1978 kita punya Tol Jagorawi sepanjang sekitar 47 kilometer. Sejumlah negara datang ke Indonesia untuk belajar membangun dan mengoperasikan tol. Tiongkok salah satunya.

Negara yang dulu murid Indonesia dalam urusan tol itu kini lebih pintar daripada gurunya. Sepanjang 1988-2015 Tiongkok membangun 111.950 kilometer tol.

Di Indonesia, sepanjang pemerintahan Presiden Soeharto, terbangun sekitar 490 kilometer tol. Di era Presiden Habibie yang sangat singkat, terbangun 7,2 kilometer tol. Di masa Presiden Gus Dur yang dilanjutkan Presiden Megawati Soekarnoputri, beroperasi sekitar 40 kilometer tol. Selama pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, terealisasi 212 kilometer tol.

Di era Presiden Joko Widodo, hingga akhir 2017, kita mendapat tambahan 568 kilometer tol. Itu artinya, panjang tol yang dibangun di masa pemerintahan Jokowi yang baru berumur sekitar tiga tahun jauh melampaui panjang tol yang dibangun sepanjang 32 tahun pemerintahan Presiden Soeharto ataupun dua periode pemerintahan SBY.

Mengapa Tiongkok memacu pembangunan tol? Mengapa pula Presiden Jokowi menggenjot pembangunan tol? Itu tentu disebabkan ketersediaan tol sebagai bagian dari infrastruktur akan memacu ekonomi.

Ambil contoh mudik Lebaran tahun ini. Kita tahu mudik bukan semata ritual sosial, melainkan juga ritual ekonomi. Ada aktivitas ekonomi dalam ritual mudik.

Paling tidak berlangsung tiga aktivitas ekonomi dalam ritual mudik. Pertama, terjadi perpindahan uang dalam bentuk uang tunai dan barang dari kota ke desa yang tahun ini jumlahnya diperkirakan mencapai Rp100 triliun. Dalam bahasa ekonomi, mudik menjadi salah satu instrumen redistribusi kekayaan.

Kedua, pembangunan infrastruktur. Ritual mudik mendorong pemerintah membangun infrastruktur, termasuk tol. Pembangunan infrastruktur ialah belanja modal yang kelak digunakan untuk menghasilkan pendapatan.

Ketiga, ritual mudik bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi melalui konsumsi. Kita tahu jumlah penduduk Indonesia yang besar menjadikan konsumsi sebagai faktor utama pertumbuhan ekonomi.

Terang benderang, tol bukan cuma memperlancar arus mudik, melainkan juga memperlancar ekonomi. Kelancaran mudik bisa dikatakan menentukan kelancaran ekonomi. Tol tentu tidak hanya memperlancar aktivitas ekonomi semasa mudik, tetapi juga masa-masa setelahnya.

Pada mudik tahun ini, pemudik bisa menggunakan tol dari Jakarta ke Surabaya sepanjang 525 kilometer, Tol Trans-Sumatra sepanjang hampir 90 kilometer, dan tol fungsional Bogor-Ciawi-Sukabumi sepanjang sekitar 15 kilometer.

Makin banyak dan panjangnya tol membuat mudik tahun ini relatif lancar. Pada puncaknya yang berlangsung kemarin, arus mudik relatif lancar. Pemudik sungguh merasakan kelancaran mudik tahun ini. Mereka memberi testimoni bahkan berterima kasih kepada Presiden Jokowi.

Testimoni rakyat dijamin tulus karena mereka merasakan langsung manfaat pembangunan infrastruktur. Itu bertolak belakang dengan pernyataan sebagian elite yang kebanyakan dilatarbelakangi syahwat berkuasa.



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.