Selasa 11 Januari 2022, 09:50 WIB

Anda Suka Tempe? Ini Manfaatnya

Basuki Eka Purnama | Weekend
Anda Suka Tempe? Ini Manfaatnya

shutterstock
Tempe

 

TEMPE merupakan pangan berbasis nabati atau plant-based yang menyimpan banyak manfaat, tidak saja berguna sebagai pengganti protein hewani tetapi juga dapat menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Guru Besar FMIPA IPB Prof Antonius Suwanto mengatakan tempe mengandung sumber protein tinggi, bahkan dapat menggantikan peran daging merah.

"Manusia butuh protein karena butuh nitrogennya. Nitrogen memang bisa diperoleh dari kebanyakan produk hewani, daging itu sumber protein," kata Anton saat konferensi pers virtual, Kamis (6/1).

Baca juga: Harga Minyak Goreng tidak Terkendali, Perajin Tempe Malang Kelimpungan

Nitrogen merupakan bagian utama dari asam amino untuk menyusun protein. Namun, Anton mencatat sumber nitrogen dan protein juga bisa didapatkan melalui kacang-kacangan, terutama pada kedelai yang menjadi bahan dasar pembuatan tempe.

Mengingat tempe bisa dijadikan pangan alternatif pengganti daging, Anton mengatakan, saat ini, tantangannya adalah menghadirkan tempe dengan variasi-variasi yang lebih kreatif lagi dengan cita rasa hingga tekstur yang beragam.

Menurut Anton, makanan yang baik tidak hanya sehat tetapi juga harus memiliki cita rasa yang enak sehingga dapat disukai oleh banyak orang.

"Dalam hal tempe, kita harus menyesuaikan rasanya dengan taste tertentu. Nah, ini perlu kreativitas bagaimana membuat makanan ini yang sudah sehat tetapi juga harus enak. Misalnya dibuatlah tempe sebagai pengisi sushi atau bakmi dari tempe," kata Anton.

Ia mengatakan sudah semestinya orang Indonesia memberikan penghargaan kepada makanan-makanan lokal yang juga dapat memberikan kebaikan di dalamnya.

Menurut Anton, masih banyak aspek tempe yang bisa diteliti lebih lanjut, bahkan makanan fermentasi jenis lainnya pun membuka peluang untuk penelitian lebih mendalam, seperti tempe mlanding, tempe benguk, hingga oncom.

"Makanan-makanan seperti ini perlu dikembangkan terus (penelitiannya), apalagi dalam konteks makanan-makanan berbasis plant-based," ujarnya.

Selain sehat dan enak, Anton juga menegaskan makanan yang baik juga harus mempertimbangkan segi keberlanjutan dan ramah lingkungan di balik proses pembuatannya, dari hulu hingga hilir. 

Tempe, yang terbuat dari kacang kedelai, juga menyimpan keunggulan dalam segi lingkungan jika dibandingkan dengan daging sapi.

Menurut data dari Our World in Data pada 2018, untuk menghasilkan 1.000 kilokalori daging sapi setidaknya bisa menghabiskan lahan seluas 119,49 meter persegi. Sementara 1.000 kilokalori kacang-kacangan hanya membutuhkan lahan 2,11 meter persegi.

Dari sisi gas rumah kaca, 1 kilogram daging sapi dapat menghasilkan emisi gas sebesar 99,48 kgCO2eq, sementara satu kilogram kacang-kacangan hanya menghasilkan 0,43 kgCO2eq.

"Makanan-makanan berbasis hewani memang lebih banyak memberikan emisi gas rumah kaca dibandingkan makanan nabati," kata Anton.

Selanjutnya dari segi kebutuhan air, keunggulan kacang-kacangan pun tidak jauh berbeda. Untuk satu kilokalori daging sapi dibutuhkan 10,19 liter air, sementara satu kilokalori kacang-kacangan hanya dibutuhkan 3,63 liter air.

"Oleh sebab itu, kita harus melihat makanan dari segi proses-prosesnya. Harus memperhatikan proses supply chain-nya hingga sampai ke meja makan kita," ujar Anton. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Dok. JCO

Rayakan Dua Dekade, JCO Helat Konser From the New World

👤Fathurrozak 🕔Rabu 25 Mei 2022, 11:21 WIB
Konser ini sekaligus menandai pembukaan Balai Resital Kertanegara dengan wajah...
MI/HO

D1 Milano Luncurkan Koleksi Jam Tangan Chupa Chups dan Carbonlite

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 25 Mei 2022, 08:15 WIB
Koleksi jam tangan D1 Milano Chupa Chups membangkitkan memori masa kecil akan warna dan rasa manis permen Chupa Chups di pergelangan...
AFP/ISRO

Ilmuwan Ungkap Penyebab Fenomena Badai Debu di Planet Mars

👤Devi Harahap 🕔Rabu 25 Mei 2022, 07:00 WIB
Mempelajari lebih lanjut tentang lingkungan planet lain akan selalu mengarah pada pemahaman yang lebih besar tentang planet...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya