Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKANAN tradisional Lalampa kini telah resmi terdaftar sebagai Kekayaan Intelektual (KI) Komunal kategori Indikasi Asal. Camilan yang menjadi primadona masyarakat Maluku Utara (Malut), khususnya saat berbuka puasa di bulan Ramadan ini, mendapatkan perlindungan hukum melalui pangkalan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkum dengan nomor surat pencatatan IA822025000055.
Kepala Kanwil Kemenkum Malut, Budi Argap Situngkir, menjelaskan bahwa Maluku Utara memiliki kekayaan intelektual komunal yang sangat beragam. Potensi ini mencakup indikasi asal, pengetahuan tradisional, ekspresi budaya tradisional, hingga sumber daya genetik.
Menurut Argap, pendaftaran ini sangat penting sebagai langkah preventif agar warisan budaya daerah tidak diklaim oleh pihak lain.
"Potensi KI komunal tersebut patut dilindungi melalui pencatatan pada DJKI Kementerian Hukum. Peran Pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting untuk mendukung pelindungan KI agar tidak diklaim daerah lain," ujar Argap.
Argap menambahkan, kategori Indikasi Asal yang disematkan pada Lalampa asal Kepulauan Sula ini berfungsi sebagai label yang menunjukkan daerah asal suatu produk.
Hal ini memberikan identitas resmi tanpa perlu dikaitkan dengan faktor lingkungan alamiah, sehingga keaslian Lalampa asal Kepulauan Sula mendapatkan pengakuan nasional.
Bagi masyarakat setempat, Lalampa bukan sekadar makanan, melainkan tradisi yang tak terpisahkan dari momen kebersamaan. Fatma, seorang pelaku usaha di kawasan Pasar Gamalama, Ternate, mengungkapkan bahwa Lalampa selalu menjadi incaran warga.
"Apalagi kalau bulan puasa, lalampa banyak diminati dan cepat abis," tutur Fatma.
Ia menjelaskan bahwa proses pembuatannya mempertahankan resep tradisional, yakni menggunakan bahan dasar beras ketan yang diisi dengan ikan cakalang atau tuna, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dibakar hingga matang.
Usaha ini pun terbukti menjanjikan, di mana Fatma bisa meraih keuntungan hingga ratusan ribu rupiah dalam satu hari.
Antusiasme masyarakat juga diamini oleh Fadli, seorang warga Ternate. Ia menyebut bahwa keluarganya menjadikan Lalampa sebagai menu wajib saat berbuka puasa. Selain karena cita rasanya yang lezat, kehadiran Lalampa di meja makan saat berbuka sudah menjadi tradisi turun-temurun yang sulit digantikan oleh kudapan lain.
Langkah pencatatan KI Komunal ini diharapkan menjadi pemantik bagi daerah lain di Maluku Utara untuk lebih sadar akan pentingnya mendaftarkan kekayaan budaya lokal.
Dengan adanya perlindungan resmi, nilai ekonomi dan kebanggaan terhadap produk tradisional daerah diharapkan terus tumbuh seiring dengan terjaganya kelestarian budaya tersebut. (Ant/Z-1)
Secara historis, sate bulayak merupakan makanan khas dari Kecamatan Narmada, Lombok Barat.
Rumah Makan Padang Nan Lamak resmi dibuka di Jakarta Selatan. Sajikan rendang dan ayam goreng khas Solok dengan resep autentik Minang dan konsep made-to-order.
Bukan sekadar nasi kari biasa, menu ini dikenal dengan porsi melimpah, rasa kuah kari yang khas, dan harga yang ramah di kantong.
Spesial tahun ini, hidangan-hidangan Turki dapat dinikmati di Jakarta, tepatnya di DoubleTree by Hilton Jakarta – Diponegoro melalui program “Taste of Turkiye”.
SEPANJANG Ramadan 2026, berbagai atraksi dan daya tarik untuk mendukung aktivitas masyarakat dihadirkan di Tangerang, salah satunya Ramdan Adventure.
Tujuh kru KM Ganda Nusantara 17 berhasil dievakuasi dengan bantuan KM Sabuk Nusantara 115 yang melintas di perairan tersebut setelah mengalami insiden di Maluku Utara.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos, perusahaan tambang nikel milik pengusaha David Glen Oei.
Budaya K3 tidak dapat dibangun secara instan, melainkan memerlukan konsistensi dan partisipasi aktif dari seluruh pihak.
Meski dijual dengan harga Rp25 ribu per mangkuk, permintaan gohu ikan di bulan Ramadan selalu tinggi hingga stok yang tersedia habis terjual.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved