Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKANAN tradisional Lalampa kini telah resmi terdaftar sebagai Kekayaan Intelektual (KI) Komunal kategori Indikasi Asal. Camilan yang menjadi primadona masyarakat Maluku Utara (Malut), khususnya saat berbuka puasa di bulan Ramadan ini, mendapatkan perlindungan hukum melalui pangkalan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkum dengan nomor surat pencatatan IA822025000055.
Kepala Kanwil Kemenkum Malut, Budi Argap Situngkir, menjelaskan bahwa Maluku Utara memiliki kekayaan intelektual komunal yang sangat beragam. Potensi ini mencakup indikasi asal, pengetahuan tradisional, ekspresi budaya tradisional, hingga sumber daya genetik.
Menurut Argap, pendaftaran ini sangat penting sebagai langkah preventif agar warisan budaya daerah tidak diklaim oleh pihak lain.
"Potensi KI komunal tersebut patut dilindungi melalui pencatatan pada DJKI Kementerian Hukum. Peran Pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting untuk mendukung pelindungan KI agar tidak diklaim daerah lain," ujar Argap.
Argap menambahkan, kategori Indikasi Asal yang disematkan pada Lalampa asal Kepulauan Sula ini berfungsi sebagai label yang menunjukkan daerah asal suatu produk.
Hal ini memberikan identitas resmi tanpa perlu dikaitkan dengan faktor lingkungan alamiah, sehingga keaslian Lalampa asal Kepulauan Sula mendapatkan pengakuan nasional.
Bagi masyarakat setempat, Lalampa bukan sekadar makanan, melainkan tradisi yang tak terpisahkan dari momen kebersamaan. Fatma, seorang pelaku usaha di kawasan Pasar Gamalama, Ternate, mengungkapkan bahwa Lalampa selalu menjadi incaran warga.
"Apalagi kalau bulan puasa, lalampa banyak diminati dan cepat abis," tutur Fatma.
Ia menjelaskan bahwa proses pembuatannya mempertahankan resep tradisional, yakni menggunakan bahan dasar beras ketan yang diisi dengan ikan cakalang atau tuna, kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dibakar hingga matang.
Usaha ini pun terbukti menjanjikan, di mana Fatma bisa meraih keuntungan hingga ratusan ribu rupiah dalam satu hari.
Antusiasme masyarakat juga diamini oleh Fadli, seorang warga Ternate. Ia menyebut bahwa keluarganya menjadikan Lalampa sebagai menu wajib saat berbuka puasa. Selain karena cita rasanya yang lezat, kehadiran Lalampa di meja makan saat berbuka sudah menjadi tradisi turun-temurun yang sulit digantikan oleh kudapan lain.
Langkah pencatatan KI Komunal ini diharapkan menjadi pemantik bagi daerah lain di Maluku Utara untuk lebih sadar akan pentingnya mendaftarkan kekayaan budaya lokal.
Dengan adanya perlindungan resmi, nilai ekonomi dan kebanggaan terhadap produk tradisional daerah diharapkan terus tumbuh seiring dengan terjaganya kelestarian budaya tersebut. (Ant/Z-1)
Aston Kartika Grogol menyajikan beragam pilihan menu khas Nusantara dan internasional yang diolah secara fresh oleh tim kuliner profesional.
Juru masak pribadi Habibie, Satiyah, mengungkap kalau pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan itu, nyaris setiap waktu minta untuk dimasakkan sajian Nusantara.
Subform menghadirkan 15 jenis kopi pilihan yang menyasar mulai dari gen milenial hingga gen Z, dengan harga bervariasi Rp35 ribu-Rp60 ribu.
MENGAWALI kuartal kedua tahun ini dengan semangat baru, Hotel GranDhika Pemuda Semarang kembali memanjakan para pencinta kuliner melalui peluncuran rangkaian promo menu spesial.
OAKWOOD Premier Cozmo Jakarta dengan bangga mempersembahkan kembali kampanye khasnya, All You Knead is Comfort.
Dengan rentang harga yang terjangkau, yakni mulai dari Rp20.000 hingga Rp65.000, Gedong Heritage menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak muda hingga kalangan keluarga.
Sekitar 70 warga di Kelurahan Mayau Kecamatan Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara memilih mengungsi secara mandiri ke perbukitan.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Pulau Batang Dua, Ternate.
BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami usai gempa M7.6 di Maluku Utara. Sempat terjadi kenaikan muka air laut dan 48 gempa susulan terpantau.
PULUHAN penumpang Kapal Motor (KM) Nazila 05 yang sempat dilaporkan hilang setelah tenggelam di perairan utara Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, ditemukan dalam kondisi selamat.
KANTOR Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melaporkan peristiwa tenggelamnya Kapal Nazila 05 di perairan utara Pulau Taliabu, Maluku Utara.
Tujuh kru KM Ganda Nusantara 17 berhasil dievakuasi dengan bantuan KM Sabuk Nusantara 115 yang melintas di perairan tersebut setelah mengalami insiden di Maluku Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved