Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara, Kamis (2/4) pagi.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan, peringatan dini tsunami dicabut pada pukul 09.56 WIB setelah pemantauan menunjukkan kondisi relatif aman. Meski demikian, BMKG mencatat adanya kenaikan muka air laut di sejumlah wilayah terdampak gempa Ternate.
“Hasil pemantauan BMKG, terjadi kenaikan tinggi muka air laut di sejumlah wilayah, di antaranya Halmahera Barat sebesar 0,30 meter dan Bitung 0,20 meter,” ujar Faisal dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/4).
Kenaikan muka air juga terdeteksi di Sidangoli (0,35 meter), Minahasa Utara (0,75 meter), Belang (0,68 meter), serta Bumbulan (0,13 meter).
Gempa yang berpusat di laut pada kedalaman 33 kilometer itu dipicu aktivitas subduksi di Laut Maluku dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Guncangan dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah di Indonesia timur.
Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida mengungkapkan, gempa berdampak di sedikitnya tiga provinsi, yakni Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.
Di Kota Ternate, getaran mencapai skala V–VI MMI, yang dirasakan oleh seluruh penduduk hingga menyebabkan kepanikan dan sebagian kerusakan ringan pada bangunan. Sementara di Manado, intensitas gempa tercatat IV–V MMI, sedangkan wilayah Gorontalo merasakan getaran dengan intensitas lebih rendah, yakni II–III MMI.
“Hingga pukul 09.50 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 48 aktivitas gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M5,5,” kata Nelly.
Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono memastikan pihaknya akan menurunkan tim untuk melakukan pemetaan makroseismik dan mikroseismik, serta memasang portable seismograph guna memantau aktivitas lanjutan.
Sejumlah kerusakan dilaporkan terjadi, antara lain di gedung KONI Sario Manado serta Gereja Kalvari di Pulau Batang Dua, Ternate.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Plt. Direktur Seismologi Teknik BMKG A. Fachri Radjab meminta warga memastikan kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memeriksa struktur bangunan. Jika masih terdapat retakan atau kerusakan, sebaiknya tidak langsung masuk ke dalam,” ujarnya.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan hanya mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG.
(H-3)
BMKG terjunkan tim ahli ke Maluku Utara dan Sulawesi Utara usai gempa M 7,6. Fokus pada pemetaan kerusakan makroseismik dan mitigasi risiko 48 gempa susulan yang terjadi.
Panduan lengkap mengenai jenis-jenis gempa subduksi (Megathrust, Intra-slab, Outer-rise), pengertian, serta perbedaan karakteristik dampaknya bagi mitigasi.
Aktivitas warga Manado kembali normal pascagempa M 7,3. Basarnas melaporkan satu orang meninggal dunia dan kerusakan pada Gedung KONI Manado.
Gempa M 7,6 mengguncang perairan Sulawesi Utara, Kamis (2/4). Tsunami kecil terdeteksi di Bitung dan Halmahera. Rumah ibadah dan rumah warga dilaporkan rusak.
Pelajari hubungan mendalam antara gempa tektonik dan gempa subduksi, bagaimana proses penunjaman lempeng memicu aktivitas seismik masif di Indonesia.
Gempa M 7,4 di Laut Maluku mengungkap kompleksitas tektonik subduksi ganda Lempeng Sangihe dan Halmahera. Simak analisis ahli mengenai risiko tsunami lokal.
BMKG menetapkan status siaga tsunami di Maluku Utara dan Sulawesi Utara usai gempa M 7,6. Gelombang tsunami terdeteksi di beberapa titik. Simak wilayah terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved