Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KECERDASAN buatan atau artificial intelligence (AI) semakin populer sebagai penyelamat last minute saat orang harus bikin presentasi cepat. Canva, Gamma, dan banyak platform lainnya menawarkan hasil instan.
Tapi nyatanya, banyak pengguna justru mengeluhkan hasil generate slide random, layout acak, dan pesannya tidak sampai.
Praktisi AI sekaligus Guest Lecturer di Leiden University, Hadi Purnama Jati, mengatakan ada penyebab utama mengapa hasil presentasi AI sering mengecewakan dan penyebabnya bukan pada aplikasi.
“Masalahnya bukan pada tools-nya, tapi cara kita berpikir sebelum pakai AI,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Selasa (18/11).
Ia menyebut mayoritas pengguna salah kaprah, mengira AI adalah shortcut. Padahal tidak. AI tetap butuh arahan yang jelas, konteks yang spesifik, dan struktur yang sudah dirancang sejak awal.
“AI itu cuma alat bantu mikir, bukan pengganti kepala kamu. Kalau kamu nggak tau siapa audiensmu, apa pesan utamamu, atau bagaimana alur yang bikin audiens betah, maka AI cuma bisa ngasih slide yang cepat, tapi kosong,” tegas Jati.
Pengalamannya melatih banyak institusi besar menunjukkan satu pola, seseorang sering asal klik generate tanpa membuat kerangka berpikir. Maka lahirlah framework presentasi yang ia ajarkan lewat Jagoprompt dan berbagai workshop.
“Ide dasarnya adalah mengajari AI, memahami konteks secara spesifik. Bukan sekadar ‘buatin slide tentang marketing,’ tetapi ‘buatin slide buat Pak Direktur yang demen data, presentasi 10 menit, tone serius tapi nggak kaku,” jelasnya.
Framework itu kini diajarkan secara terbuka dalam webinar AI Presentation Magic. Ada sesi live demo yang menunjukkan bagaimana dari halaman kosong, slide bisa menjadi rapi dan siap presentasi dalam 30 menit.
“Pola yang diajarkan di sini bukanlah 100% memakai AI tapi tetap memiliki framework yang diboost penyelesaiannya oleh AI,” pungkasnya. (Z-1)
Co-founder Block, Jack Dorsey, mengumumkan PHK terhadap 4.000 lebih karyawan. Ia menyebut penggunaan alat kecerdasan buatan (AI) membuat tim kecil bekerja lebih baik.
OpenAI catat lonjakan prompt Ramadhan 85% di ChatGPT Indonesia. Simak cara optimasi AI untuk menu sahur, jadwal ibadah, dan ide bisnis via Agent Mode.
PEMANFAATAN teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) atau AI dinilai mampu mendukung tenaga medis dalam mengidentifikasi kanker paru sejak tahap awal
Vice President Google Darren Mowry memperingatkan dua jenis startup AI yang berisiko sulit bertahan, yakni LLM wrapper dan agregator AI, jika tidak memiliki diferensiasi bisnis yang kuat.
Salah satu tantangan terbesar dalam penanganan penyakit jantung adalah keterlambatan diagnosis.
Teknologi AI di 2026 mampu memprediksi risiko serangan jantung bertahun-tahun lebih awal melalui analisis EKG dan CT Scan. Simak ulasan lengkapnya.
Sejak resmi beroperasi di Indonesia pada Mei 2025, Dabeeo menunjukkan pertumbuhan pesat lewat kemitraan dengan berbagai grup perkebunan besar.
Tempat sampah AI Srikandi yang dikembangkan Nusabin kini memasuki fase implementasi.
Kawasan ASEAN tengah mendekati titik infleksi krusial, di mana investasi pada AI tumbuh lebih cepat dibandingkan belanja digital secara keseluruhan.
Komunitas AI di Indonesia melakukan terobosan inovatif dengan menggabungkan astrologi dengan kecanggihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence),
Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar pemindahan pusat pemerintahan,
Iwapi menjalin kerja sama dengan PT AI Indonesia untuk meningkatkan kapasitas digital, efisiensi usaha, serta daya saing UMKM perempuan di tengah percepatan transformasi ekonomi digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved