Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu perusahaan teknologi yang berkembang pesat di Bandung, Jawa Barat, Orderfaz, menegaskan komitmennya akan berkontribusi nyata dalam memajukan ekonomi digital.
Melalui platformnya, Orderfaz sebagai startup teknologi, bukan hanya jadi wadah bagi pertumbuhan dan inovasi bisnis di era digital, tetapi juga sebagai pionir dalam membangun ekosistem yang inklusif bagi para pelaku usaha.
"Dengan sejumlah visi dan inovasi, kami menjadi bagian tidak terpisahkan dari transformasi digital di Bandung dan Indonesia pada umumnya," ujar CEO Orderfaz Reynaldi Gandawidjaja ketika menyambut kedatangan Presiden Jokowi beserta Ibu Iriana Joko Widodo dan rombongan delegasi di Saung Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Baca juga : ICX Sasar Startup Consumer Brand sebagai Target Pendanaan
Menurut Reynaldi, kehadiran Presiden Jokowi menandai momentum penting dalam perjalanan inovasi dan teknologi di Tanah Pasundan.
"Orderfaz yang mewakili startup teknologi di Bandung dalam penyambutan ini sebagai bentuk penghormatan yang melambangkan pengakuan terhadap kontribusi pemerintah dalam upaya memfasilitasi dan mendukung industri teknologi digital," terang dia.
Reynaldi yang didampingi CCO Orderfaz Mohamad Iqbal di acara tersebut mengatakan momen ini memberikan pesan yang kuat tentang semangat dan dedikasi komunitas startup teknologi Bandung.
Baca juga : ISES 2023 Mengeratkan Kolaborasi Pelaku Startup di Indonesia
Reynaldi juga menyampaikan visi Orderfaz sebagai startup fintech untuk social commerce terus mengembangkan solusi pembayaran serta penjualan yang tidak hanya memudahkan pelaku usaha dan pemilik brand, tapi juga mengoptimalkan konversi penjualan online melalui fitur Checkout Form dan WhatsApp Keyboard Orderfaz.
Dengan lebih dari 10 ribu pengguna yang terus bertumbuh, Orderfaz jadi mitra yang diandalkan guna mendorong pendapatan, operasional, dan pencapaian tingkat konversi yang lebih efisien bagi bisnis digital.
"Kehadiran Orderfaz dalam acara itu, bukan sekadar representasi dari inovasi teknologi, tapi juga sebagai cerminan bahwa industri teknologi Indonesia semakin matang dan siap berkontribusi nyata dalam memajukan ekonomi digital," jelas Reynaldi.
Baca juga : Sadiaga Dorong Pelaku Parekraf Manfaatkan Platform Digital untuk Raih Peluang
Dalam suasana hangat kunjungan Presiden Jokowi itu, Reynaldi mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah dan masyarakat terhadap industri teknologi digital.
"Orderfaz berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak transformasi ekonomi digital Indonesia serta menjadi pelopor perkembangan teknologi dan inovasi di negeri ini."
"Semoga kunjungan ini jadi momentum positif bagi perjalanan teknologi dan inovasi di Indonesia menuju prestasi global yang lebih gemilang," tutup Reynaldi. (RO/S-2)
Meski antrean terlihat panjang, suasana terlihat tertib. Warga datang sesuai jadwal yang sudah mereka “rebutkan” sebelumnya melalui aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia (BI).
de Braga by ARTOTEL menghadirkan program buka puasa “A Wishful Ramadan” dengan konsep all you can eat menu Nusantara di suasana heritage Jalan Braga, Bandung.
Program Bazar Murah dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 6 Maret 2026 dan menyasar 15 kecamatan di Kota Bandung.
Kunjungan ini menjadi upaya memperkuat gerakan pilah sampah dari rumah sekaligus mendorong replikasi pengelolaan berbasis komunitas di tingkat RW.
Pemkot Bandung berencana menyiapkan program pembinaan khusus, termasuk dukungan teknis dalam pengelolaan sampah dan air limbah secara mandiri.
Sebagai langkah perbaikan, Perhutani bersama pengelola legal mulai memperbaiki infrastruktur yang rusak secara bertahap.
Model kerja fleksibel berbasis platform digital dinilai menjadi bantalan sosial modern.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
INDUSTRI kripto di Indonesia terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.
Data Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) RI menunjukkan tren peningkatan pengaduan serta lonjakan kerugian finansial konsumen dari tahun ke tahun.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved