Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
Sentimen pasar terangkat oleh rekor penjualan ritel di AS menyebabkan indeks saham Dow Jones, SP 500 dan Nasdaq naik tajam.
Analis Bina Artha Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengatakan ini merupakan apresiasi pasar terkait dengan kebijkakan Pemprov DKI Jakarta untuk membuka mall di Ibu Kota.
Pada pukul 09.16 WIB, IHSG menguat 101,1 poin atau 2,1% ke posisi 4.917,43. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 21,38 poin atau 2,89% menjadi 761,23.
Ketiga indeks saham utama AS membalikkan kerugian dalam perdagangan sore, setelah keputusan Fed untuk menerapkan pendekatan indeks ke fasilitas kredit korporasi pasar sekundernya.
Penguatan sendiri karena neraca perdagangan Januari-Mei 2020 yang surplus hingga US$4,31 miliar meski di tengah wabah virus korona.
Analis Binaartha Technical Research M. Nafan Aji, menilai IHSG hari ini hingga penutupan nanti akan bergerak positif.
Turunnya IHSG merupakan imbas dari jatuhnya wallstreet tadi malam
KB Kookmin Bank, pemegang saham terbesar kedua di Bank Bukopin, merealisasikan komitmennya mendukung penguatan likuiditas dan permodalan bank.
Suntikkan dana dari Kookmin Bank pada Bukopin merupakan pertanda positif di tengah lesunya sentimen pasar terhadap ekspanso bisnis dan perekonomian.
Hanya saham BBRI yang memberikan gain dari harga penutupan kemarin. BBRI diperdagangkan pada level Rp3.050 atau lebih tinggi Rp20 dibandingkan penutupan kemarin.
Hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan suku bunga acuan The Fed tetap pada level 0,25% dan mengindikasikan akan tetap pada level tersebut hingga hingga 2022.
Nasdaq, dibantu oleh keuntungan di Microsoft dan Apple, berhasil mempertahankan sebagian besar keuntungannya dan mencatat rekor penutupan tertinggi untuk sesi ketiga berturut-turut.
Meski IHSG ditutup melemah, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Reza Yamora Siregar menilai saat ini mulai ada sinyal pemulihan terhadap perekonomian Indonesia.
"Penyebabnya laporan pekerja di AS turun jauh dibawah ekspektasi, bank dunia pesimis, adanya kontraksi ekonomi, IHSG juga kurang sentimen, investor ambil untung."
Indeks Komposit Nasdaq terangkat 29,01 poin atau 0,29%, menjadi ditutup pada 9.953,75 poin. Indeks reli ke rekor tertinggi di awal sesi, sempat menembus angka 10.000 untuk pertama kalinya.
Indeks Nasdaq telah melonjak 44,7% dari posisi terendah 23 Maret. Sebuah pasar bullish dikonfirmasi ketika indeks membuat posisi tertinggi baru.
INDEKS harga saham gabungan (IHSG) melonjak 2,44% atau 122 poin dan menembus level psikologis sehingga ditutup pada level 5.070 dalam perdagangan kemarin
Ekonomi AS menambahkan 2,5 juta pekerjaan luar biasa bulan lalu, rebound dari rekor penurunan 20,7 juta pada April dan mendorong tingkat pengangguran turun menjadi 13,3%.
Pembagian dividen tunai (dividend payout ratio) sebesar 22,5% dari laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk setara Rp33,842 per lembar saham
"Selain itu indeks bursa AS ditutup mixed pada Kamis dan sejalan dengan perkiraan rupiah menguat pada hari ini," berdasarkan riset harian Valbury Sekuritas, Jumat (5/6).
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved