Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
OJK akan memberikan ijin bagi perbankan untuk melakukan perpanjangan restrukturisasi kredit.
Hingga 7 September 2020 restrukturisasi kredit perbankan yang dilakukan OJK telah mencapai Rp884,46 triliun yang diterima oleh 7,38 juta debitur.
Dengan demikian, saldo anggaran tersisa sebesar Rp2,13 triliun.
Saat ini, OJK dalam tahap mengembangkan ekosistem digital Bank Wakaf Mikro melalui aplikasi BWM Mobile,
Kondisi industri perbankan saat ini masih terjaga solid dengan didukung tingkat permodalan yang tinggi dan likuiditas yang amat memadai.
Meskipun sudah mendapatkan rekomendasi dari OJK, Tris menegaskan pihaknya juga selektif dalam pemilihan fintech lending
OJK berjanji akan bertindak tegas kepada pelaku Fintech peer-to-peee (P2P) lending yang tawarkan jasa lewat pesan singkat dan ganggu masyarakat
Persoalan Jiwasraya belum selesai, muncul lagi kasus PT Asuransi Jiwa Kresna atau Kresna Life.
BI melihat ada tiga faktor penyebab pertumbuhan kredit rendah.
Wimboh melaporkan bahwa realisasi kebijakan restrukturisasi kredit perbankan hingga posisi 7 September 2020, nilai restrukturisasi mencapai Rp878,57 triliun dari 7,38 juta debitur.
Pada bulan ini, Satgas Waspada Investasi menemukan 126 fi ntech peer to peer lending ilegal serta 32 entitas investasi dan 50 perusahaan gadai tanpa izin.
Meskipun sulit untuk mencapai angka positif, setidaknya menurut Wimboh, pertumbuhan ekonomi akan lebih baik dibandingkan kuartal II-2020
Pada Agustus 2020, OJK mencatat penyaluran kredit perbankan hanya tumbuh 1,04%, atau lebih rendah dibandingkan periode Juli 2020, yakni 1,53%.
Hingga September ini Satgas dalam operasinya kembali menemukan 126 fintech peer to peer lending ilegal, serta 32 entitas investasi dan 50 perusahaan gadai tanpa izin.
Sejauh ini OJK telah mengeluarkan serangkaian kebijakan yang akomodatif dan forward looking, fokus dan terarah, yang diharapkan bisa mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional.
Wimboh menyampaikan melalui nota kesepahaman itu, OJK akan memperkuat keberadaan BUMDes.
OJK berdiri sebagai dampak dari krisis tahun 1998 di mana pengawasan keuangan masih dilakukan oleh bank sentral yaitu Bank Indonesia (BI) dan b
Pada saat ini terjadinya kompleksitas dinamika di sektor jasa keuangan baik bank dan non bank serta pasar modal membuat kehadiran OJK diperlukan.
Berbagai kasus bank dan asuransi ini menutup semua prestasi OJK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Ibarat peribahasa, hapus kemarau setahun oleh hujan sehari.
Wimboh juga menegaskan OJK siap mendorong industri jasa keuangan untuk menyalurkan sektor-sektor unggulan di Jawa Tengah.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved