Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DALAM acara Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2020, tepatnya per tanggal 12 Oktober 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berhasil mencatatkan pendaftaran rekening baru sebesar 643.057 rekening. Pembukuan rekening baru ini terdiri dari perbankan sebesar 491.974, lembaga pembiayaan 4.135, pasar modal 114.750, asuransi 9.907, dan fintech 16.097.
Anggota Dewan Komisioner bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tirta Segara mengatakan bahwa ini menggambarkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan meningkat.
"Sesuai tujuan BIK 2020, ini juga mendorong akselerasi penambahan jumlah rekening maupun penggunaan produk atau layanan jasa keuangan," ungkapnya dalam konferensi pers secara daring, Kamis (15/10).
Lebih lanjut, Tirta menambahkan bahwa BIK 2020 juga bertujuan untuk mendoronh pemulihan ekonomi dan kinerja sektor keuangan. Selain itu, BIK juga bertujuan untuk ini mendukung pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional atau PEN yang sudah diinisiasi oleh pemerintah meminimalisir dampak pandemi covid-19.
"Jadi dalam acara BIK ini kami melakukan berbagai macam hal seperti penyaluran pembiayaan kredit mikro kecil, pembukaan rekening baru dan sebagainya ini supaya kegiatan ekonkmi bisa berjalan lagi," kata Tirta.
Tirta menegaskan bahwa BIK 2020 juga bertujuan untuk membuka akses keuangan kepada berbagai lapisan masyarakat. Dalam hal ini, pembangunan infrastruktur yang sudah dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia ini dikatakan harus dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Jangan hanya orang perkotaan atau orang sekolahan yang menikmati, tapi seluruh lapisan masyarakat. Sehingga mereka juga kita dorong buka rekening, diberikan literasi keuangan, dan sebagainya sehingga bantuan ekonomi bisa dinikmati seluruh masyarakat dengan membuka akses keuangan kepada mereka," ujarnya.
Dalam BIK 2020 juga ikut mengampanyekan budaya menabung. Bahwa dalam masa pandemi covid-19 ini telah menyadarkan masyarakat perlunya memiliki bahwa dana cadangan dan juga tabungan.
"Ketika penghasilan kita terjadi interupsi atau hambatan, kita masih bisa menyambung hidup. Sehingga ini menyadarkan kita bahwa semua orang punya tabungan yang bisa digunakan pada saat-saat sangat diperlukan," pungkas Tirta. (Des/OL-09)
ASOSIASI Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menegaskan bahwa platform pinjaman daring (pindar) tidak pernah melakukan kesepakatan harga pada 2018
Dukungan regulator pada inovasi keuangan digital termasuk aset kripto, dilakukan hati-hati agar perkembangan industri tersebut tetap kondusif.
Penghargaan tersebut diserahkan bertepatan pada puncak Hari Indonesia Menabung Nasional dan Puncak Bulan Literasi Keuangan oleh Kemenko Perekonomian, Airlangga Hartanto.
KETUA Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menegaskan ancaman scam atau penipuan di sektor jasa keuangan bukan lagi sekadar masalah individu.
Berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), sejak November 2024 hingga Agustus 2025, tercatat 225.281 laporan dengan total kerugian masyarakat mencapai sekitar Rp4,6 triliun.
Edukasi, sosialisasi, serta penguatan regulasi oleh OJK dan Satgas Waspada Investasi (SWI) cukup efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya pinjol ilegal.
Model-model ini dirancang agar dapat disesuaikan dengan risk appetite dan kebutuhan masing-masing lembaga keuangan sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan lebih baik.
Di zaman sekarang, keuangan pribadi nggak lagi sesederhana simpan uang di bawah bantal atau buka rekening di bank.
Berdasarkan survei Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) 2023, 9 dari 10 pekerja di Indonesia sama sekali tidak siap memasuki masa pensiun
Teknologi membuka peluang efisiensi baru — mulai dari underwriting yang lebih cepat dan presisi, hingga klaim otomasi dan prediksi risiko berbasis perilaku.
Upaya pemberdayaan kewirausahaan, keuangan, dan kesiapan kerja telah memberikan dampak kepada lebih dari 9.700 siswa dari 50 SMA dan SMK di 14 kota/kabupaten di Indonesia.
Nilai pasti dari jumlah kerugian masih dalam proses penelaahan dan belum dapat dipastikan hingga seluruh proses investigasi internal diselesaikan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved