Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
"WOI @infoPLN KENAPA TAGIHAN HARGA LISTRIK RUMAH SAYA NAIK TURUN DARI 2.5Jt JADI 10Jt!?!!!! KENAPA?!!!" cuit Arnold di Jakarta, Kamis (9/7).
PEMBANGUNAN Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dinilai sebagai solusi ketahanan energi yang andal, terjangkau
Perusahaan-perusahaan listrik dianggap memiliki peran penting sebagai pendukung tercapainya energi rendah karbon.
Pemerintah memperpanjang pemberian subsidi listrik bagi pelanggan rumah tangga golongan 450 VA dan 900 VA hingga September 2020.
"Di dalam stimulus ini sepertinya tidak efektif karena stimulus yang diberikan hanya untuk 450 VA kecil sekali. Kalau bicara industri kecil apa yang hanya 450 VA jadi enggak efektif."
Dua golongan tersebut selama ini sudah dapat subsidi yang berlaku hingga Juni. Dan diperpanjang hingga September.
"Pemerintah juga memberikan stimulus dari sisi sektor bisnis dan industri yaitu khusus untuk golongan pelanggan dengan daya 450 Va dan industri dengan golongan daya yang sama."
Melonjaknya tarif bisa terjadi akibat naiknya tingkat konsumsi listrik pelanggan.
Dalam postur RAPBN 2021, Kementerian ESDM mengusulkan anggaran subsidi listrik dengan kisaran Rp 50,47-54,55 triliun. Langkah itu mempertimbangkan pergerakan ICP dan nilai tukar rupiah.
Dengan penetapan harga ini, harapannya sisi hilir seperti industri dapat berkembang menciptakan demand, sementara perusahaan migas sebagai sisi hulu juga bisa bertumbuh kembang.
Aplikasi tersebut diujicoba secara internal oleh seluruh pegawai PLN untuk mendapatkan masukan dan usulan
Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini menyampaikan bahwa secara akumulasi program 35.000 MW dan 7.000 MW total yang sudah terealisasi sebesar 14.792,5 Megawatt (MW).
PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) memastikan tidak ada kenaikan tarif listrik dalam perhitungan tagihan rekening listrik Juni 2020
"Katanya PLN profesional, masa kesalahan meteran teru-terusan yang jadi biang keladi persoalan. PLN harus transparan ke publik," tandas Marwan
SEBANYAK 65.786 pelanggan di seluruh Indonesia telah menyampaikan pengaduan lonjakan tagihan tarif listrik kepada PT PLN (Persero).
Sebanyak 65.786 pelanggan di Indonesia telah melakukan pengaduan ke pelayanan pelanggan PLN terkait melonjatnya tagihan listrik, pada Kamis (11/5) petang.
General Manager PLN UID Jakarta Raya Doddy Pangaribuan menjelaskan sejak 2017 tidak ada kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang menjadi dasar penghitungan tagihan listrik.
Tagihan listrik untuk bulan April tidak mengalami peningkatan karena penghitungan tagihan menggunakan pemakaian rata-rata tiga bulan sebelumnya
Kenaikan itu mencapai 4,7%. Sementara di sektor lain justru mengalami penurunan, contohnya di fasilitas sosial seperti rumah ibadah
PLN juga memastikan tidak melakukan subsidi silang dalam pemberian stimulus Covid-19 kepada pelanggan 450 VA dan 900 VA bersubsidi, karena stimulus diberikan oleh Pemerintah.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved