Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Praswad menilai Firli Bahuri meremehkan Dewas KPK karena mangkir dari panggilan pelanggaran etik, namun menghadiri lomba bulu tangkis.
KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri tak menunjukkan batang hidungnya saat dipanggil Dewan Pengawas KPK pada Jumat lalu. Namun, terpantau main bulu tangkis.
MENTERI Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk berkantor di Kementan.
“KPK perlu diperkuat untuk bisa menghadapi korupsi dengan skala besar. Begitu juga kepolisian dan kejaksaan,” kata Tama kepada wartawan, Sabtu (28/10).
Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai terlalu memanjakan Ketua KPK Firli Bahuri.
Ketidakhadiran Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri atas pemanggilan Dewan Pengawas (Dewas) disayangkan.
Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dalam pengusutan kasus dugaan pemerasan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo oleh Firli Bahur
Polda Metro Jaya masih membutuhkan keterangan tambahan dari Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri
Nurul Ghufron menyebut rekan kerjanya Firli Bahuri tidak pernah menceritakan rumah aman atau safe house di Jalan Kertanegara 46, Jakarta Selatan. Rumah tersebut juga bukan milik KPK.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan pemerasan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.
Polda Metro Jaya memeriksa pemilik rumah di Jalan Kertanegara Nomor 46, Jakarta Selatan berinisial E dalam kasus dugaan pemerasan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.
Ia ingin lembaga antirasuah bisa kembali berkantor di Kementerian Pertanian, sebagaimana pernah terjadi pada periode 2014-2019.
Dewas KPK menilai permintaan Firli untuk menunda pemeriksaan hingga 8 November, terlalu lama.
Firli tengah menjalankan tugas kedinasan sehingga tidak bisa memenuhi panggilan dewan pengawas KPK.
Anggota Dewas KPK Albertina Ho mengaku telah memeriksa Syahrul Yasin Limpo terkait pertemuannya dengan ketua KPK Firli Bahuri.
Kompolnas mendorong Polda Metro Jaya menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pemerasan Syahrul Yasin Limpo bila barang bukti sudah cukup.
Anggota Dewas KPK Albertina Ho mengatakan hanya Nurul Ghufron yang memenuhi panggilan. Sedangkan Firli minta dijadwal ulang setelah tanggal 8 November 2023.
Ada atau tidak barang bukti dalam penggeledahan rumah Firli Bahuri merupakan kewenangan penyidik Polda Metro Jaya.
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menilai semua golongan perlu pendidikan antikorupsi.
Hari ini Dewas KPK memanggil Firli terkait pelanggaran etik dalam pertemuan dirinya dengan Syahrul Yasin Limpo.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved