Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sylvana Maria menyayangkan masih maraknya pelibatan anak-anak yang belum memiliki hak pilih dalam aktivitas politik
Dunia digital sangat rawan untuk anak-anak. Perlu regulasi yang jelas dan tegas untuk melindungi anak dari tindak kejahatan dan kekerasan di dunia maya yang sangat sering terjadi.
Kasus kekerasan terhadap anak merupakan salah satu isu serius yang masih marak terjadi. Sepanjang 2023 dilaporkan kasus kekerasan terhadap anak meningkat hingga 30% dibandingkan 2022.
Pemerintah banyak terjebak dalam cara pandang mencegah dan menyelamatkan anak adalah berbasis lembaga.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Maryati Solihah mengatakan pihaknya sudah menerima 2.265 kasus pengaduan anak terkait Pemenuhan Hak Anak (PHA) sebesar 1.558 (60,8%)
KPAI menilai posisi anak dalam keluarga masih terancam dan rentan.
Pascapandemi, kehidupan sosial di Indonesia saat ini sangat sensitif dan sangat mudah untuk memicu kekerasan.
Menuju Indonesia Emas, Bebas dari Kekerasan terhadap Anak
Bawaslu RI menyatakan akan menelusuri informasi awal adanya aduan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait bagi-bagi voucher gim daring (game online) ke remaja untuk kampanye.
KAMPANYE Pemilu dan Pilpres 2024 dimulai besok (28/11), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta penyelenggaraan pemilu tidak mengabaikan hak anak.
Kecenderungan peningkatan kasus kekerasan terhadap anak tersebut, harus segera disikapi dengan langkah-langkah yang nyata.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendapatkan pengaduan adanya pembagian voucher game online atau gim daring untuk anak remaja sebagai kegiatan politik.
SEKITAR 20-30% anak di Indonesia mengalami kekerasan dan rawan kekerasan.
Fenomena selfharm atau melukai diri sendiri, ramai di platform media sosial TikTok dengan banyaknya korban di kalangan pelajar.
Pemenuhan hak dan perlindungan anak menjadi sangat penting mengingat Kota Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga.
Lingkungan pendidikan harus aman dan nyaman untuk anak, sehingga tumbuh kembang anak dapat maksimal. Untuk itu perlu semua pihak turun tangan mengatasi situasi darurat kekerasan."
Menurut data KPAI, tragedi nahas tersebut mengakibatkam 44 anak meninggal dunia.
Rapat koordinasi lintas sektoral digelar untuk menindaklanjuti penanganan kekerasan anak dengan teman sebaya yang sedang viral di media sosial.
Komisioner KPAI Aris Adi Leksono menyebut hal itu menjadi sinyal kemunduran sistem pendidikan Indonesia yang tidak lagi mengedepankan membangun karakter dan akhlak murid.
Sedikitnya 324 siswa di SDN 24 Galang dan 354 siswa SMPN 22 Kota Batam di Pulau Rempang yang terkena dampak kericuhan Rempang Eco City akan mendapatkan trauma healing
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved