Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
AKHIR-akhir ini marak kasus bunuh diri yang dianggap dapat menjadi suicide epidemic. Hal ini berkaitan dengan kasus ayah membunuh empat orang anak di Jagakarsa, Jakarta Selatan dan kasus terbaru satu keluarga melakukan bunuh diri di Malang, Jawa Timur.
Menanggapi hal tersebut,Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra mengatakan bahwa pasca pandemi, kehidupan sosial di Indonesia saat ini sangat sensitif dan sangat mudah untuk memicu kekerasan.
“Artinya ada potensi tumpukan emosi yang tersimpan yang bila dipicu sedikit saja, menjadi perbuatan daya rusak yang dalam. Terutama yang menyerang diri sendiri dan berdampak ke orang disekitarnya,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Rabu (13/12).
Baca juga : Tingkat Kunjungan Mal di Palu Meningkat 50% Selepas Pandemi
Lebih lanjut, oleh karena itu, Jasra menilai saat ini sangat penting memiliki kehidupan yang lebih reflektif baik di sekolah, lingkungan kerja, rumah, dan bertetangga.
Baca juga : Penanganan Infeksi HIV/AIDS di Indonesia, Sebuah Catatan reflektif
Kasus di Malang menjadi contohnya, di mana Kepolisian sudah menyampaikan salah satu penyebab keluarga melakukan bunuh diri karena jeratan pinjol kepada keluarga.
“Sehingga menurut saya merupakan alarm bagi keluarga dan perlindungan anak terkait memampukan keluarga baik dari sisi ekonomi, pengasuhan dan gangguan lain yang bisa berpotensi menghambat tumbuh kembang anak,” tegas Jasra.
Menurut Jasra, kondisi kemajuan zaman yang tidak disertai sumber daya manusia yang siap menerima kemajuan hanya akan menimbulkan gap antara harapan dan kenyataan yang menjurang.
“Maka bayangkan, respon Itu akan ditentukan, kesiapan emosi dan daya tahan yang kita tahu di masa pandemi kesabaran itu sangat diuji. Dampak ikutannya belum selesai. Pentingnya asesmen kondisi kejiwaan, memperbanyak petugas layanan kejiwaan, dan mengajak masyarakat aktif peduli dalam kegiatan kesehatan jiwa,” tuturnya.
Dia menekankan bahwa saat ini diperlukan kesadaran bersama ada kebutuhan yang besar soal kejiwaan masyarakat Indonesia dan masih minimnya awareness pentingnya mengakses layanan kejiwaan yang layak, akses layanan, petugas kejiwaan yang layak yang mengerti psikologi pertumbuhan dan perkembangan manusia, dan belum adanya jaminan kesehatan yang menjamin pembiayaan pemulihan jiwa secara benar.
“Belum lagi cara pandang masyarakat kepada orang-orang yang distigma karena mengakses layanan kesehatan jiwa. Padahal sekarang hal itu penting. Di tengah gempuran kemudahan memperoleh sesuatu yang diibaratkan gizi fisik, namun tidak diimbangi dengan gizi jiwa. Akibat dampak kemajuan yang hanya bisa dinikmati di tekanan industri viral, tapi pada hidup nyata, orang kembali ke masalah yang sama. Di sini lah gizi jiwa berperan memaknai itu semua,” tandas Jasra. (Z-8)
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan ancaman biosecurity dari pandemi, penyakit tidak menular, hingga bencana alam dinilai jauh lebih berbahaya dibandingkan perang bersenjata.
BERBAGAI cara bisa dilakukan untuk memberikan dampak positif pada negeri tercinta Indonesia. Salah satunya ialah dengan melestarikan budaya batik.
"Nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus menjadi vektor utama. Keberadaan dan penyebarannya yang meluas menjadikan arbovirus sebagai ancaman serius,”
Melonjaknya angka covid-19 di negara-negara tetangga perlu menjadi sinyal kewaspadaan yang bukan hanya harus direspons otoritas kesehatan tetapi juga masyarakat.
UPAYA pengendalian resistensi antimikroba (AMR) dibutuhkan untuk mencegah kemunculan berbagai penyakit berbahaya, termasuk yang bisa menimbulkan pandemi.
Produksi masker ini. bersamaan dengan produk lain seperti kopi, keripik udang dan coklat lokal membawa Worcas mendapatkan perhatian pasar domestik internasional.
Hal itu disampaikan menyusul dicegatnya sebanyak 120 anak yang hendak mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI pada hari ini.
KEKHAWATIRAN ini dilontarkan Mendikdasmen Abdul Mu'ti. Mendikdasmen sempat melarang siswa bermain game Roblox karena permainan itu dinilai mengandung kekerasan.
Meski dikatakan ada kepedulian, namun tak cukup, sangat telat, karena R sudah meninggal.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menegaskan pemerintah memiliki kewenangan tegas untuk memutus akses terhadap platform game online, termasuk Roblox.
DALAM rangka memperingati Hari Anak Nasional 2925, Wakil Ketua KPAI Jasra Putra menilai upaya perlindungan anak penuh tantangan terutama isu konsistensi penegakan hukum.
Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra mengatakan saat ini masih ada banyak tantangan dalam upaya perlindungan anak.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved