Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISIONER Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Aris Adi Leksono mengungkapkan keprihatinan atas maraknya kasus perundungan yang terjadi di kalangan pelajar di Indonesia. Ia turut membenarkan dalam satu bulan terakhir, kasus perundungan di berbagai daerah dan sekolah masuk dalam laporan KPAI.
Ia menyebut hal itu menjadi sinyal kemunduran sistem pendidikan Indonesia yang tidak lagi mengedepankan membangun karakter dan akhlak murid.
“Saya melihat ya, ada semacam degradasi sistem di dunia pendidikan kita. Terutama dalam mengawal sikap dan karakter anak. Padahal, sesungguhnya itu yang penting untuk diperbaiki dan dibenahi,” ujar Aris kepada Media Indonesia, Jumat (29/9).
Baca juga: Siswa Pelaku Bullying Temannya di Cilacap Dijerat Pasal Berlapis
Aris menilai saat ini, dunia pendidikan di Indonesia terlalu fokus dan disibukkan pada urusan target kurikulum, tetapi luput pada persoalan bagaimana mengawasi sikap anak, membangun dan membentuk karakter serta akhlak anak yang lebih baik.
Dia berharap guru dan orangtua lebih banyak berkaca pada banyak peristiwa perundungan yang terjadi belakangan ini. Ia meminta guru, orangtua serta masyarakat bersama-sama mengawasi kegiatan dan pola pertemanan anak-anak.
Baca juga: Tertusuk Pipa Plastik di Sekolah, Mata Siswi SD asal Buton Terancam Buta
“Saya ingin mengingatkan kembali kepada guru agar sikap anak ini jadi hal penting untuk dikawal dalam aktivitas pembelajaran. Orang tua juga harus bisa memberikan perhatian bagaimana sikap anak, harus ikut mengawasi dan membina secara intens,” pungkasnya. (Dis/Z-7)
Kemenkes mengungkapkan temuan senior yang merupakan peserta PPDS Unsri melakukan perundungan atau bullying pada juniornya dengan memeras Rp15 juta per bulan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
Merespons bullying, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggelar 'Gen Z Fest: The Next Wave of Digital Natives' di Jakarta (18/12)
Data UPT PPA DKI Jakarta menunjukkan, hingga 19 Desember 2025 terdapat 2.182 pengaduan. Kekerasan psikis menempati urutan tertinggi dengan 1.059 kasus.
Dalam aksinya, mereka sempat mendatangi sekolah yang berlokasi di Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (15/12).
Prestasi langka ini menegaskan keunggulan pelajar Indonesia di panggung robotika global.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea, menghadiri kegiatan Parlemen Pelajar PW IPM Banten 2025 di Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Ia menekankan bahwa akar persoalan bukan pada keberadaan platform, melainkan kurang optimalnya mekanisme penyaringan konten berbahaya oleh perusahaan teknologi besar.
PELAKU teror di era masyarakat digital jangan dibayangkan orang-orang dengan keterikatan pada ideologi dan agama yang kebablasan.
SEBANYAK 152 pelajar dari 38 provinsi resmi menyelesaikan pelatihan perdana Gladian Sentra Paskibra untuk Indonesia (Garuda) Tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved