Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
ANOMALI cuaca kembali terjadi di Tanah Air. Bencana keke ringan terjadi di Jawa dan Nusa Tenggara Timur, sedangkan banjir dan hujan mengancam Sumatra, Kali mantan, hingga Sulawesi
Beberapa wilayah di Kabupaten Cianjur dilaporkan mulai terdampak kemarau. Akibatnya tak hanya lahan pertanian yang dilanda kekeringan tapi krisis air bersih mengancam masyarakat.
Berdasarkan data 2019, di Jatim ada 31 kabupaten/kota, 236 kecamatan, 798 desa, dan kelurahan yang mengalami kekeringan. Total droping air bersih saat itu sebanyak 186.750.000 liter.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Klaten, Yuwana Haris, menyebut 11 desa yang kini mengalami mengalami kesulitan air bersih tersebar di lima kecamatan.
Kabupaten yang masuk kategori siaga adalah Brebes, Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Purworejo, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Rembang dan Wonogiri.
Selain Kaliputih, saat ini ada tiga desa lain yang mengalami kekeringan yaitu Desa Banjarparakan Kecamatan Rawalo, Desa Kedungpring, Kemranjen dan Desa Cibangkong, Pekuncen.
Menurut Menteri LHK, tata kelola bentang alam adalah pendekatan yang paling memadai untuk merajut berbagai strategi yang diinisiasi dalam mengantisipasi bencana kekeringan.
Kemarau tahun ini sifatnya kemarau basah. Kemarau basah yaitu keadaan pada musim kemarau saat curah hujan yang terukur melebihi atau di atas rata-rata normalnya.
Sejumlah daerah sudah mengantisipasi dampak kekeringan ini, terutama terhadap kebakaran lahan dan hutan (karhutla).
Untuk mendapatkan air bersih warga terpaksa mengantre di sumur bawah tanah maupun sumber mata air.
Sesuai monitoring hari tanpa hujan (HTH) yang dikeluarkan stasiun klimatologi per 31 Agustus 2020, NTT mengalami deret hari kering menengah 11-20 hingga ekstrem panjang lebih dari 60 hari.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mewaspadai potensi kekeringan meteorologis Dasarian III Agustus mendatang yang akan terjadi di beberapa wilayah di Indonesia
Warga biasanya harus membeli air bersih dengan harga Rp200 ribu per tangki.
Pengiriman air bersih untuk membantu warga terdampak kekeringan merupakan solusi dalam menghadapi puncak kemarau yang terjadi pada Agustus-September tahun ini.
"Pada dasarian III Agustus 2020, prakiraan curah hujan di bawah 20 mm dengan peluang lebih dari 70% terjadi di sebagian besar Jawa, Bali, NTB, NTT,
Kepala Pelaksana BPBD Klaten Sip Anwar menyebutkan sebanyak 49 desa terancam krisis air di musim kemarau dan tersebar di 11 kecamatan. Saat ini dua kecamatan dapat bantuan air bersih.
SEBANYAK 25 kecamatan yang tersebar di delapan kabupaten di Jawa Tengah kategori awas kekeringan, sebab tidak mengalami hujan cukup lama.
Bantuan air bersih sudah harus digelontorkan di tengah pandemi. Beberapa wilayah di Jawa dan Nusa Tenggara Timur sudah terdampak.
Musim kemarau sejumlah sumber air untuk pengairan areal lahan pertanian di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sudah menyusut.
KEKERINGAN ekstrem sudah terjadi di Nusa Tenggara Timur. Selama dua bulan lebih, sembilan kabupaten dan kota tidak dikunjungi hujan.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved