Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 25 kecamatan yang tersebar di delapan kabupaten di Jawa Tengah (Jateng) masuk dalam kategori awas kekeringan. Sebab, ada sejumlah daerah yang tidak mengalami hujan cukup lama.
Pengamat cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Tunggul Wulung Cilacap Rendi Krisnawan mengutip prakiraan yang dikeluarkan BMKG Semarang menyebutkan, 25 kecamatan yang masuk kategori awas kekeringan tersebar di Kabupaten Sragen, Kebumen, Klaten, Wonogiri, Purworejo, Jepara, Karanganyar dan Sukoharjo.
"Dari delapan kecamatan itu, ada dua yang paling banyak kecamatan dengan status awas yakni Kebumen dengan lima kecamatan dan Wonogiri dengan delapan kecamatan," kata Rendi, Senin (17/8).
Baca Juga: BMKG Prediksi Kemarau 2020 Mundur
Menurutnya, berdasarkan prakiraan pada Agustus hingga awal September mendatang, intensitas hujan diperkirakan mencapai 10-50 milimeter (mm) atau masuk dalam kategori rendah.
"Sementara untuk wilayah paling lama tidak turun hujan adalah wilayah Masaran, Sragen selama 72 hari, kemudian Mirit, Kebumen, kemudian Bawak, Klaten dan Wuryantoro, Wonogiri selama 71 hari. Sementara di Badegolan, Kebumen dan Pituruh, Purworejo tidak turun hujan selama 70 hari," jelasnya. (OL-13)
Baca Juga: Mitigasi dan Adaptasi Kekeringan Ekstrem
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved