Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatatkan rapor positif pada penghujung tahun 2025. Sejak diluncurkan pada Maret lalu, layanan kesehatan gratis ini telah menjangkau 748 desa di 35 kabupaten/kota, dengan total penerima manfaat mencapai 83.137 warga melalui 876 kegiatan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, mengungkapkan bahwa Speling hadir sebagai solusi konkret untuk memutus hambatan geografis bagi warga desa yang kesulitan mengakses dokter spesialis. Kehadiran program ini dinilai sangat krusial, terutama bagi masyarakat di wilayah pelosok dan pedalaman.
“Hingga Desember ini, Speling sudah masuk ke 388 kecamatan. Antusiasme masyarakat sangat tinggi karena mereka dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis tanpa biaya. Harapan publik agar program ini terus berlanjut sangat besar,” ujar Yunita, Jumat (26/12).
Yunita menekankan bahwa Speling tidak sekadar memberikan pengobatan (kuratif), tetapi juga mengedepankan aspek promotif dan preventif.
Selain pemeriksaan kesehatan, tim dokter spesialis memberikan edukasi mendalam mengenai gizi seimbang serta pencegahan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes yang mulai marak di pedesaan.
“Pencegahan jauh lebih penting. Kami terus mendorong pola hidup sehat melalui istirahat cukup dan manajemen stres. Fokus awal kami adalah desa-desa dengan tingkat kemiskinan tinggi, namun ke depan cakupan ini akan diperluas ke seluruh kelurahan di Jawa Tengah,” tambahnya.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa program Speling merupakan implementasi dari visi membangun kesehatan bangsa yang dimulai dari unit terkecil, yakni desa.
Menurutnya, kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
“Di desa, masyarakat jarang tersentuh oleh dokter spesialis. Melalui Speling, sasarannya jelas: masyarakat desa harus sehat. Kesehatan desa adalah fondasi bagi kesehatan kabupaten hingga provinsi. Jika basis desa sehat, maka ketahanan kesehatan wilayah akan terbangun dengan kuat,” pungkas Ahmad Luthfi.
Keberhasilan program ini didukung oleh kolaborasi masif lintas sektor, mulai dari rumah sakit, puskesmas, perguruan tinggi, hingga dukungan legislatif.
Pemprov Jateng berkomitmen memperkuat program Speling sebagai agenda rutin guna membangun kemandirian kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. (HT/P-5)
Petugas medis memeriksa warga saat pemeriksaan kesehatan gratis di Ternate, Maluku Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved