Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Meski sudah memeriksa tiga saksi dari unsur militer, Kejagung belum memutuskan menyeret perkara itu ke koneksitas.
Ketiga saksi itu ialah Laksamana Madya (Purn) AP, Laksamana Muda (Purn) L, dan Laksamana Pertama (Purn) L.
"Selanjutnya, kedua berkas perkara dan surat dakwaan para tersangka langsung dilimpahkan ke Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta," kata Leonard
hukum adat sebagai perwujudan kearifan lokal digunakan sebagai pendekatan penyelesaian masalah.
ebelumnya diberitakan bahwa penyidik JAM-Pidsus Kejagung sudah mendapat izin dari Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa untuk memeriksa tiga saksi dari unsur militer.
Dokumen itu diserahkan pada Rabu (2/2) malam untuk kepentingan penyidikan dugaan rasuah di maskapai pelat merah tersebut.
Sebelumnya, penyidik Gedung Bundar juga pernah memeriksa tim ahli Kemhan lainnya bernisial SW.
"Saksi yang diperiksa yaitu KH selaku tim ahli Kementerian Pertahanan," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak,
Dubes RI untuk Singapura Suryopratomo menjelaskan isi perjanjian yang ditandatangi pada Selasa (25/1) itu sebenarnya sama saja dengan 2007.
Kejagung akan memeriksa pihak militer sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Satelit Slot 123 Derajat Bujur Timur di Kementerian Pertahanan (Kemhan) pekan depan.
Akan melukai keadilan masyarakat apabila dilakukan penindakan tindak pidana korupsi padahal hanya sifatnya kesalahan administrasi.
Peneliti ICW menilai pernyataan Jaksa Agung terkait penghapusan hukuman pidana bagi pelaku korupsi di bawah Rp50 juta bertentangan dengan pasal 4 UU Tipikor
Anggaran untuk menyidangkan perkara lebih besar ketimbang kerugian korupsi skala kecil.
"Pemeriksaan tetap berjalan. Ini kan silent. Sebab bukan kenapa, nanti terganggu,"
JAM-Pidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengatakan tidak semua kasus korupsi yang merugikan negara di bawah Rp50 juta bisa diselesaikan dengan cara pengembalian ke negara.
Kedua purnawirawan yang dimaksud adalah Laksamana Pertama (Laksma) (Purn) Listyanto dan Laksamana Muda (Laksda) (Purn) Leonardi.
Namun, Febrie tidak bisa memastikan berapa banyak jumlah buronan yang bersembunyi di Singapura.
istyanto dan Leonardi masing-masing dipanggil dalam kapasitasnya sebagai Mantan Kepala Pusat Pengadaan dan Mantan Kepala Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kemenhan.
Penyidikan Peristiwa Paniai mulai dilakukan sejak awal Desember tahun lalu.
Setidaknya, Andi menyebut terdapat aset terpidana skandal PT Asuransi Jiwasraya yang berada di Singapura.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved