Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Agung menanggapi cicitan akun Twitter resminya yang merespon konten bernuansa dewasa. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengaku, admin Twitter Kejagung @KejagungRI lalai.
"Adminnya lalai," ujar Leonard saat dikonfirmasi Rabu (9/2) malam.
Menurut Leonard, admin akun Twitter Kejagung sudah ditindak sejak Rabu siang pasca kejadian tersebut. Ia mengatakan, admin tersebut sudah tidak ditugaskan mengelola Twitter resmi Kejagung.
"Enggak jadi admin lagi," tandasnya.
Cicitan respon akun Twitter Kejagung sebelumnya viral setelah foto tangkapan layar diunggah oleh akun @ARSIPAJA pada Rabu (9/2). Dari tangkapan layar tersebut, terlihat akun @KejaksaanRI mencicit ulang (retweet) unggahan akun @tantintin89.
Konten akun @tantintin89 yang dimaksud betuliskan, "siapa yg mau jadi simpanan tante retwet like dong ,join ya kalau mau" dengan disertai foto perempuan yang menjulurkan lidahnya.
Unggahan itu dicicit ulang oleh akun resmi @KejaksaanRI dan dibalas dengan huruf K serta gambar bergerak (GIF) emoji tertawa. Saat ini, respon cicitan Kejagung itu telah dihapus. (OL-13)
Baca Juga: IPW: Ciderai Polri Presisi Kapolri harus Evaluasi Polda Jateng terkait Penanganan Desa Wadas
GUBERNUR Bali, Wayan Koster, membenarkan bahwa sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dipanggil oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
KAI dan Kejaksaan Agung Perkuat Sinergi Pengelolaan Aset dan Pengembangan Layanan Kereta Api
Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan kerugian perekonomian negara sebesar Rp 171,9 triliun.
Berdasarkan asas Lex Favor Reo, jika terjadi perubahan perundang-undangan, maka aturan yang diberlakukan adalah yang paling menguntungkan bagi terdakwa.
Kejaksaan Agung memastikan kasus dugaan korupsi eks Gubernur Sumatra Selatan, Alex Noerdin, gugur demi hukum setelah wafat.
EKSPLOITASI seksual anak di ruang digital kian mengkhawatirkan dengan maraknya manipulasi konten seksual berupa foto dan video melalui fitur kecerdasan buatan atau AI misalnya lewat Grok.
Tindakan ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam melindungi perempuan, anak-anak, dan seluruh elemen masyarakat dari risiko kejahatan digital.
Komdigi menyebut Grok AI belum memiliki sistem moderasi atau pengaturan eksplisit untuk mencegah produksi pornografi berbasis foto nyata.
Keempatnya dipulangkan paksa ke negara asalnya masing-masing setelah terbukti menyalahgunakan izin tinggal dan melanggar aturan lalu lintas
Isu pornografi sering dikaitkan dengan keretakan rumah tangga. Namun, apakah benar pornografi secara langsung mengancam keharmonisan pernikahan?
Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di sebuah studio yang disebut kerap digunakan untuk membuat konten dewasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved