Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI di pasaran global sejak tiga bulan lalu melonjak dari Rp6.000-Rp7.000 menjadi Rp9.300 per kilogram, harga kedelai tidak banyak memengaruhi tren inflasi pada Desember 2020.
Di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Sidoarjo, permintaan tempe dan tahu ternyata tetap tinggi, meskipun harganya mengalami kenaikan.
Salah satu penyebab rendahnya jumlah produksi kedelai di Indonesia, terangnya, adalah minimnya lahan pertanian.
Harga kedelai sudah mencapai Rp9.000 per kilogram.
Mentan mengatakan upaya tersebut merupakan solusi mengatasi lonjakan harga kedelai di pasar global.
Perajin tahu dan tempe di Sidoarjo, Jawa Timur, terpaksa menaikkan harga juga sekitar 10 persen dari harga biasa. Selain itu, jumlah produksi juga dikurangi untuk mengantisipasi kerugian.
Para perajin tempe tahu di desa ini sempat berhenti berproduksi akibat kelangkaan dan melonjaknya harga bahan baku kedelai sejak akhir Desember 2020.
Pada Desember 2020, BPS mencatat inflasi komoditas tahu sebesar 0,06% dan komoditas tempe sebesar 0,05%. Namun, data tersebut tidak memengaruhi tingkat inflasi nasional.
Tidak hanya di Indonesia yang (mengalami) kontraksi seperti ini. Di Argentina misalnya, juga terjadi polemik kedelai.
SYL menuturkan Kementan fokus melipatgandakan produksi atau ketersediaan kedelai dalam negeri.
Kementan akan mengoptimalkan produksi kedelai dalam negeri di tengah harga kedelai impor yang mengalami kenaikan harga.
Kementan melakukan rapat kerja dengan Gabungan Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo) soal ketersediaan kedelai dalam negeri untuk kebutuhan bahan baku tempe dan tahu.
Harga jual tempe naik hingga 15%.
Semula harga kedelai dikisaran Rp6.000 hingga Rp7.000 per kilogram. Namun saat ini, harga pangan tersebut menjadi Rp9.000 hingga Rp9.500 per kilogram.
RIBUAN perajin tempe dan tahu di Jabodetabek setop produksi sejak Jumat (1/1) kemarin hingga Minggu (3/1). Mereka mogok karena harga kedelai yang melonjak tajam.
Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap kenaikan harga bahan baku kedelai dari Rp7.200 menjadi Rp9.200 per kilogram (kg).
Kemendag telah berkoordinasi dengan Gakoptindo, serta mendapat informasi bahwa stok kedelai di gudang importir masih cukup untuk kebutuhan 2-3 bulan mendatang.
PERAJIN tahu dan tempe di Kota Sukabumi, Jawa Barat, gigit jari. Pasalnya, kurun dua pekan terakhir, harga kacang kedelai impor terus melonjak cukup signifikan.
Panen kedelai di lokasi tersebut merupakan upaya Kementan dengan dukungan pemerintah daerah untuk menyokong ketahanan pangan nasional dari daerah Sulbar.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved