Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Aksi saling balas antara AS dan Tiongkok diperkirakan akan berlangsung cukup panjang
Hingga perdagangan siang ini, IHSG juga masih melemah di level 6.232 38.
Pelaku pasar kembali akan dihadapi kondisi dari eksternal yang diliputi oleh ketidakpastian global terutama pertemuan AS dan Tiongkok dalam pekan ini
peningkatan IHSG dipengaruhi oleh respon positif pasar terhadap hasil quick count pemilu 2019 yang mengunggulkan pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Diprediksi pergerakan IHSG hari ini akan bertahan pada level 6.506-6.515.
Sentimen positif terjadi dari dalam negeri pada perdagangan hari ini, yakni hasil rilis BPS pada Maret yang mencatat neraca perdagangan mengalami surplus.
Situasi global juga masih menantang.
BEI mengacu pada data pemilu tahun 2004, 2009 dan 2014, IHSG justru bergerak naik
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona hijau hari ini, yakni berada di level 6.484. Angka tersebut naik 58,61 poin dibanding pada penutupan sebelumnya yang ditutup pada zona merah di level 6.425.
Negosiasi perdagangan AS-Tiongkok masih jadi faktor penentu pergerakan IHSG.
Kkelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,47 poin
Masa wait and see diperkirakan lebih lama jika Prabowo-Sandi menang di Pilpres 2019.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis ke level 6.485-6.500
Sentimen dari global terbilang positif bagi pasar yakni berkenaan semakin seriusnya pembicaraan AS dan Tiongkok dalam membahas perdagangan, pulihnya ekonomi Tiongkok, serta meredanya kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global.
Pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi hasil pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok pada akhir pekan lalu yang mengindikasikan perdamaian antara keduanya.
Ketidakpastian global masih akan menyulitkan IHSG bergerak di teritori positif hari ini. Namun, sentimen internal laporan laba diharapkan dapat menopang indeks.
Gubernur Bank Sentral AS, Federal Reserve (Fed) Jerome Powell memperkirakan ekonomi AS akan melambat dengan tajam pada 2019 dan inflasi akan bergerak semakin lemah
Rupiah menguat tipis dibandingkan perdagangan sore sehari sebelumnya.
Investor memilih hati-hati menjelang rapat The Fed dan Bank Indonesia.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved