Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan kemarin ditutup menguat tipis 0,48% atau 22.384 poin menuju 4649.079. Menurut Analis Nafan Aji Gustama pekan depan ada potensi penguatan saham kembali.
Hal ini didasarkan pada amatan Stochastic dan RSI yang berada di area netral. Di sisi lain terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke area resistance.
“Kalau pada hari ini (13/4) saya proyeksikan IHSG ada peluang untuk menguat berdasarkan analisa teknikal,” ujar Nafan kepada Media Indonesia, Minggu (12/4).
Meski begitu, pergerakan saham masih tidak pasti. Berdasarkan pantauan Media Indonesia, IHSG hari ini terlihat dibuka dengan bertengger di zona merah atau melemah sebanyak 0,84% atau 39 poin menuju 4.610 poin pada pukul 09.10 WIB. Terpantau sebanyak 94 saham menguat, 154 saham melemah, dan 114 saham stagnan.
Hal yang sama menimpa sekelompok 45 saham unggulan (LQ45) yang ikut bertengger di zona merah. Dengan penguatan sebesar 0,94% atau menuju 4.605 poin.
Baca juga: Fintech Antisipasi Gejolak Ekonomi
Sebelumnya, Nafan menjelaskan apabila pada penutupan bursa hari ini terjadi penguatan pada saham. Maka selama sepekan ke depan akan ada peluang untuk menguat. Meski begitu, pergerakan saham ini sangat dipengaruhi pada keberhasilan pemerintah secara khusus. Termasuk keberhasilan para state actors pada umumnya dalam rangka menanggulangi pandemic Covid-19 ini.
“Semuanya tergantung kepada keberhasilan pemerintah khususnya, maupun state actors pada umumnya dalam rangka mitigasi resiko menghadapi pandemi Covid-19,” imbuhnya.
Nafan pun mengingatkan akan adanya Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang akan dilakukan pekan depan. Menurutnya RDG ini perlu mendapat perhatian bersama untuk melihat kebijakan lanjutan yang akan Bank Sentral lakukan.
Adapun beberapa saham yang direkomendasikan Nafan untuk dilakukan aksi jual di antaranya, PT. Bank Mandiri Tbk. (BMRI), PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP), PT. Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), PT. Matahari Department Store Tbk. (LPPF), hingga PT. Malindo Feedmill Tbk. (MAIN). (A-2)
Pada perdagangan pagi ini, Jumat (23/1), IHSG anjlok 0,79% atau minus 70,86 poin ke level 8.921.
IHSG hari ini 22 Januari 2026 dibuka menguat 0,46% ke level 9.052,17. Simak data pembukaan pasar, sentimen global Trump-Greenland, dan kurs Rupiah.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Tekanan jual masih mendominasi pergerakan pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah signifikan pada perdagangan Rabu (21/1
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terhenti sejenak pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Januari 2026.
Arus modal portofolio asing kembali mengalir ke pasar keuangan Indonesia seiring menyempitnya selisih suku bunga antara Amerika Serikat dan Indonesia.
Pada perdagangan pagi ini, Jumat (23/1), IHSG anjlok 0,79% atau minus 70,86 poin ke level 8.921.
Memasuki awal 2026, lanskap ekonomi global menunjukkan tanda-tanda stabilisasi yang lebih nyata dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
IHSG hari ini 22 Januari 2026 dibuka menguat 0,46% ke level 9.052,17. Simak data pembukaan pasar, sentimen global Trump-Greenland, dan kurs Rupiah.
Bursa kembali memperketat pengawasan pasar. Pada perdagangan Rabu (21/1), sebanyak enam saham emiten resmi masuk daftar papan pemantauan khusus
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terhenti sejenak pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Januari 2026.
IHSG hari ini 20 Januari 2026 cetak rekor baru di 9.169 sebelum berfluktuasi. Cek saham top gainers ZATA, ELIT & analisis dampak Rupiah Rp17.000.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved