Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
GEDUNG Putih mengumumkan Presiden Joe Biden berbicara dengan para pemimpin Qatar dan Mesir untuk mencoba mencapai kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza.
Hamas dan Jihad Islam menekankan perlu memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan yang cepat ke Gaza, terlepas dari hasil perundingan mengenai diakhirinya perang.
Insidfen itu terjadi sehari setelah Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, bertemu dengan mediator dari Mesir dan Qatar.
Blinken secara serius merusak negosiasi dan menunjukkan kurangnya pemahaman, menuduhnya mendorong optimisme palsu untuk alasan politik internal AS.
PERDANA Menteri Belanda Dick Schoof pada Selasa (20/8) mendesak mitranya PM Israel Benjamin Netanyahu untuk menyetujui gencatan senjata di Jalur Gaza.
MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan bahwa percepatan waktu merupakan hal yang sangat penting untuk mengamankan gencatan senjata di Gaza.
Hamas menuduh Israel menambahkan tuntutan baru agar mereka mempertahankan kehadiran militer di sepanjang perbatasan Gaza-Mesir.
Diplomat tinggi AS dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Isaac Herzog dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant
Selama beberapa bulan, AS, Qatar dan Mesir telah berupaya membantu Israel dan Hamas mencapai kesepakatan untuk memastikan pertukaran sandera, gencatan senjata.
Itu dimasukkan Netanyahu dalam proposal gencatan senjata dan pertukaran sandera Gaza yang dinegosiasikan di Doha, Qatar.
Israel telah menggempur Jalur Gaza sejak serangan lintas perbatasan oleh kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober yang menewaskan sekitar 1.200 orang, dengan sekitar 250 orang disandera.
Setidaknya 40.074 orang tewas dan 92.537 orang terluka oleh agresi Israel di Gaza.
Pada Kamis dan Jumat (16/8), pembicaraan tentang gencatan senjata di Jalur Gaza diadakan di Doha dengan keterlibatan Qatar, Mesir, Amerika Serikat, dan Israel.
Hamas tidak melihat AS sebagai mediator tetapi sebagai pendukung dan sponsor perang Israel di Gaza.
Seorang pejabat AS mengonfirmasi kepada CBS News bahwa Israel bertanggung jawab atas pembunuhan Haniyeh, meskipun Israel belum secara terbuka mengakuinya.
Gencatan senjata di Gaza diharapkan dapat menurunkan suhu di Timur Tengah dan menghalangi Iran dan Hizbullah untuk melakukan tindakan pembalasan.
HAMAS enggan berpartisipasi dalam putaran baru perundingan gencatan senjata di Gaza pada Kamis (15/8).
Kantor Netanyahu tidak menyangkal pembicaran melalui telepon tersebut dan tim kampanye Trump
IRAN berharap responsnya terhadap pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh oleh Israel di Teheran tidak akan berdampak pada potensi gencatan senjata di Gaza.
Mesir, Qatar, dan AS mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Israel dan Hamas harus melanjutkan pembicaraan gencatan senjata pada 14-15 Agustus.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved