Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
SUARA negara-negara dunia, termasuk Indonesia, perlu terus konsisten dan lebih keras lagi untuk menyerukan perdamaian dan kemerdekaan bangsa Palestina. Gencatan senjata atas perang yang terjadi saat ini perlu segera diwujudkan demi menghentikan penderitaan rakyat Palestina.
Hal tersebut mengemuka dalam simposium bertajuk All Eyes on Palestine yang digelar Partai NasDem di Jakarta, Sabtu (24/8). Simposium digelar dalam rangkaian menyambut Kongres ke-III Partai NasDem yang akan berlangsung pada 25-27 Agustus 2024.
Ketua DPP NasDem Bidang Hubungan Internasional, Martin Manurung, mengajak semua pihak bersatu untuk konsisten bersolidaritas terhadap Palestina agar merdeka.
Baca juga : Biden Bicara dengan Qatar dan Mesir soal Gencatan Senjata Gaza
Menurutnya, semua elemen perlu bersatu menyuarakan perdamaian dan kemerdekaan Palestina karena perjuangan tersebut bukan karena identitas tertentu melainkan persoalan kemanusiaan.
"Partai NasDem sebagai partai nasional bersolidaritas terhadap bangsa Palestina dan terlebih dengan konflik yang sekarang terjadi antara Palestina dan Israel, kita tidak membenarkan aksi kekerasan apalagi peperangan, dari pihak mana pun," kata Martin.
"Kami sudah menegaskan sikap supaya gencatan senjata segera diwujudkan di Palestina," imbuhnya.
Baca juga : Ini Syarat Gencatan Senjata Hamas dan Jihad Islam dengan Israel
Kabar terkait kondisi di Palestina, kata Martin, semakin hari makin memilukan karena sudah puluhan ribu orang yang menjadi korban. Partai NasDem, imbuhnya, juga sudah meminta pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah strategis untuk mendorong gencatan senjata cepat terealisasikan.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan menegaskan sikap resmi dan formal Indonesia ialah tidak akan pernah menjalin hubungan diplomatik dan perdagangan resmi dengan Israel selama Palestina belum merdeka dan belum diakui 100% sebagai anggota penuh PBB.
"Untuk itulah dari perspektif diplomasi kita memiliki komitmen untuk tetap menjaga narasi kemerdekaan Palestina menjadi narasi yang selalu bergaujg di semua event bilateral maupun multilateral internasional," ucapnya.
Baca juga : Telepon Netanyahu, PM Belanda Desak Gencatan Senjata Gaza
Simposium turut menghadirkan mantan Perdana Menteri Otoritas Nasional Palestina Mohammad Shtayyeh. Dia rencananya juga akan bertemu Presiden Joko Widodo pada Kongres NasDem.
Mohammad Shtayyeh mengapresiasi dukungan yang terus mengalir dari Indonesia terhadap Palestina. Shtayyeh meningatkan kondisi di Palestina saat ini bertambah buruk lantaran serangan Israel yang sudah terjadi selama 10 bulan terakhir.
"Saya datang ke Indonesia ketika Palestina tengah berdarah. Israel melakukan genosida terhadap rakyat kami di Gaza, Jerusalem, dan wilayah teritorial Palestina lainnya," ujarnya.
"Empat puluh ribu rakyat Palestina dibunuh, lima puluh ribu lainnya meninggal karena kekurangan obat-obatan, kelaparan, kekurangan air, terkena virus, sakit, dan seterusnya," kata Shtayyeh. (Z-6)
PARA pakar hak asasi manusia PBB menyuarakan kekhawatiran, kemarin, atas laporan penghilangan paksa warga Palestina yang kelaparan mencari makanan di lokasi distribusi oleh GHF.
Anak-anak Palestina di Jalur Gaza akan kehilangan akses pendidikannya selama tiga tahun beruntun akibat blokade dan agresi Zionis Israel yang hingga kini masih terjadi.
Israel menghancurkan lebih dari 1.500 rumah di lingkungan Al Zeitoun, Kota Gaza, Palestina, sejak melancarkan operasi darat awal bulan ini.
Tidak ada lagi bangunan yang tersisa di bagian selatan wilayah tersebut setelah Israel menyetujui rencana pendudukan Gaza pada awal bulan ini.
ISRAEL menghadapi gelombang kecaman internasional setelah serangkaian serangan di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, Gaza selatan, pada Senin (25/8).
Hingga kini, serangan militer Israel di Gaza masih berlangsung di tengah kebuntuan negosiasi gencatan senjata dan pembebasan sandera.
Paus Leo XIV menyerukan agar Israel menghentikan “hukuman kolektif” terhadap penduduk di Gaza.
Jika gencatan senjata tidak tercapai, warga Kota Gaza akan melihat tank-tank militer Israel di luar rumah mereka. Tank-tank Israel telah memasuki area baru di pinggiran Kota Gaza semalam.
Presiden AS Donald Trump tegaskan tidak kirim pasukan darat ke Ukraina. Tapi membuka kemungkinan berikan dukungan udara.
Menlu Rusia Sergey Lavrov menolak memastikan rencana pertemuan antara Vladimir Putin dan Volodymyr Zelensky.
Donald Trump dorong dialog langsung antara Vladimir Putin dan Volodymyr Zelensky untuk akhiri perang. Namun, Kremlin meremehkan spekulasi pertemuan.
Qatar dan Mesir telah menerima persetujuan Hamas atas usulan gencatan senjata di Jalur Gaza.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved