Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan komitmen Indonesia untuk terus membela perjuangan rakyat Palestina di tengah eskalasi konflik di Gaza, termasuk setelah kembali terjadinya serangan Israel pada Sabtu lalu.
Hal itu disampaikan Prasetyo menanggapi pertanyaan terkait sikap Presiden Prabowo Subianto atas situasi tersebut, di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Prasetyo menyatakan pemerintah menyayangkan masih adanya kekerasan, meski sejumlah kesepakatan internasional baru saja dibangun. Namun, menurutnya, Indonesia tidak akan mundur dari komitmen kemanusiaan dan diplomasi yang selama ini dijalankan.
"Tentu kan kita prihatin ya, masih terjadi serangan tapi bagaimanapun juga kita akan terus berupaya karena itu bagian dari komitmen kita bangsa Indonesia untuk membantu saudara-saudara kita di Gaza dan di Palestina," ujar Prasetyo.
Ia memastikan Presiden Prabowo telah menyampaikan sikap dan pandangan Indonesia terkait situasi Gaza, termasuk kepada pihak-pihak yang tergabung dalam Board of Peace (BoP). Namun, komunikasi tersebut dilakukan melalui mekanisme diplomasi yang tidak terbuka ke publik.
"Ada, tapi kan melalui jalur-jalur tertutup," kata dia.
Terkait desakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar Indonesia menarik diri dari BoP, Prasetyo menegaskan pemerintah memilih jalur dialog. Ia meyakini, melalui komunikasi langsung, alasan dan tujuan keikutsertaan Indonesia dapat dipahami secara utuh.
"Enggak, kita nanti akan berdialog dengan MUI dan kami yakin nanti kita akan berikan penjelasan kenapa kita memutuskan untuk bergabung di Board of Peace ini," ujarnya.
Menurut Prasetyo, keikutsertaan Indonesia dalam forum internasional tersebut justru menjadi sarana penting untuk menyampaikan sikap dan memperjuangkan kepentingan Palestina. Ia menilai, tanpa terlibat langsung, ruang dialog dan pengaruh Indonesia akan semakin terbatas.
"Itu kan bagian dari cara kita membangun dialog. Kalau kita tidak ikut bergabung bagaimana kita berdialog untuk memberikan masukan, memberikan pendapat dalam rangka kita memastikan perjuangan kita supaya bangsa Palestina bisa diakui kemerdekaannya," kata Prasetyo. (Mir/P-3)
Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri KTT perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang akan digelar di Amerika Serikat pekan depan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak akan terjebak secara permanen dalam Board of Peace (BOP) menurut mantan Wamenlu Dino Patti Djalal
WAKIL Menteri Luar Negeri periode 2014 Dino Patti Djalal menilai keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan pilihan yang realistis untuk mendorong perdamaian di Gaza.
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Donald Trump desak Putin akhiri perang setelah Rusia melancarkan serangan besar ke infrastruktur energi Kyiv, melanggar janji jeda serangan di musim dingin.
Gelombang serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 32 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. Gencatan senjata yang dimediasi AS berada di ambang kolaps.
Israel setuju buka terbatas Gerbang Rafah untuk pejalan kaki sesuai rencana AS, dengan syarat Hamas kembalikan semua sandera dan hasil inspeksi keamanan ketat.
Tiga jurnalis Palestina tewas saat bertugas untuk lembaga bantuan Mesir di Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved