Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyoroti perubahan tata ruang sebagai salah satu faktor utama yang memperparah banjir dan genangan di sejumlah wilayah Jabodetabek. Menurutnya, persoalan banjir tidak semata-mata disebabkan oleh faktor cuaca.
“Faktor cuaca dengan tingginya curah hujan di bulan basah akhir Januari ini memang cukup tinggi. Tetapi kita menyadari bahwa ini tidak sekadar faktor cuaca,” ujar Prasetyo, di Kompleks Istana Keprsidenan, Jakarta Pusat, Kamis (22/1).
Ia menjelaskan, perubahan tata ruang yang tidak terkendali turut memengaruhi daya tampung air di wilayah Jabodetabek. Selain itu, pendangkalan daerah aliran sungai (DAS) juga menjadi faktor yang memperburuk kondisi banjir.
“Bagaimana perubahan tata ruang berpengaruh, kemudian pendangkalan daerah aliran sungai juga ikut memengaruhi,” jelas Prasetyo.
Prasetyo mengungkapkan, berdasarkan data, wilayah Jabodetabek sebelumnya memiliki sekitar 1.000 situ, danau, atau telaga yang berfungsi sebagai reservoir dan daerah tangkapan air. Namun saat ini jumlah tersebut menyusut drastis.
“Menurut data terakhir, saat ini kurang lebih hanya tersisa sekitar 200 situ. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama,” kata Prasetyo.
Karena itu, Presiden meminta pembentukan tim lintas kementerian dan lembaga untuk segera bekerja cepat melakukan kajian menyeluruh. Tim tersebut akan melibatkan Bappenas, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Kehutanan, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Dalam Negeri.
“Karena ini lintas provinsi, maka diminta untuk secepatnya mencari dan menganalisis agar ke depan persoalan ini bisa diselesaikan secara menyeluruh, baik dari hulu sampai ke hilir,” pungkas Prasetyo. (Bob/P-3)
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BPBD menyebut banjir masih merendam 37 rukun tetangga (RT) dan 12 ruas jalan, Minggu (18/1) pukul 20.00 WIB di Jakarta.
BANJIR melanda sejumlah titik di Jakarta. BPBD Provinsi DKI Jakarta mengatakan, Minggu, (18/1) hingga pukul 20.00 WIB sebanyak 19 RT di Jakarta Barat terendam banjir, bantuan juga diberikan
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Menurutnya, optimalisasi belanja pemerintah menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Presiden memerintahkan agar segera dibentuk tim kajian untuk menganalisis persoalan pengelolaan air secara menyeluruh.
Koordinasi dilakukan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Prasetyo menegaskan bahwa fokus utama Presiden adalah perbaikan dan percepatan pembangunan.
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan anggaran Satgas rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatra berada di luar BNPB dan masih bersifat dinamis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved