Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Sumber: Iran Balas Proposal AS, Begini Detailnya

Haufan Hasyim Salengke
27/3/2026 09:34
Sumber: Iran Balas Proposal AS, Begini Detailnya
ilustrasi - perundingan AS-Iran.(Tasnim News Agency)

PEMERINTAH Iran secara resmi telah mengirimkan tanggapan terhadap proposal 15 poin yang diajukan Amerika Serikat (AS) melalui perantara internasional pada Rabu (25/3) malam waktu setempat. Sumber internal yang mengetahui informasi tersebut mengatakan kepada kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, bahwa Teheran kini menunggu respons balik dari Washington dengan sejumlah syarat mutlak.

Dalam dokumen tanggapan tersebut, Iran menegaskan empat poin utama untuk mengakhiri konflik. Pertama, penghentian total aksi pembunuhan berencana (assassination) oleh pihak musuh. Kedua, pembentukan kondisi konkret untuk menjamin perang tidak terulang kembali. Ketiga, jaminan ganti rugi dan reparasi perang yang ditentukan secara jelas. Keempat, pengakhiran perang harus dilakukan di seluruh lini tempur, mencakup seluruh kelompok perlawanan regional yang terlibat.

Selain tuntutan tersebut, sumber itu menekankan bahwa kedaulatan Iran atas Selat Hormuz adalah hak alami dan legal yang tidak dapat diganggu gugat. Pengakuan atas kedaulatan ini dipandang Teheran sebagai jaminan pelaksanaan komitmen dari pihak lawan. Syarat-syarat ini disebut terpisah dari tuntutan nuklir yang diajukan dalam negosiasi Jenewa sebelumnya.

Meski telah mengirimkan balasan, Teheran tetap bersikap skeptis. Sumber tersebut mengeklaim tawaran negosiasi AS hanyalah proyek "penipuan ketiga". Iran mencurigai AS menggunakan kedok diplomasi untuk membangun citra damai di mata dunia, menekan harga minyak global, serta mengulur waktu guna mempersiapkan invasi darat ke wilayah selatan Iran.

"Jika sebelumnya Iran ragu terhadap hasil negosiasi sebelum perang Juni 2025, kini Iran memiliki keraguan total terhadap kemauan AS untuk bernegosiasi secara jujur. Mereka terbiasa memulai perang justru saat proses negosiasi sedang berjalan," tegas sumber tersebut. (B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya