Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Pertahanan Sipil di Gaza melaporkan sekitar 8.000 jenazah diperkirakan masih tertimbun di bawah puing-puing bangunan yang hancur di seluruh wilayah tersebut. Angka itu muncul di tengah upaya pencarian dan penyelamatan yang terus dilakukan meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.
Juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Basal, dalam pernyataan pada Kamis waktu setempat, mengatakan tim di lapangan bekerja dalam kondisi yang sangat berat. Keterbatasan peralatan dan sumber daya membuat banyak area terdampak sulit dijangkau.
“Sekitar 8.000 jenazah masih berada di bawah reruntuhan bangunan yang hancur,” ujar Basal dikutip dari Middle East Monitor.
Operasi evakuasi menghadapi tantangan besar karena minimnya alat berat dan kemampuan teknis yang memadai. Selain itu, lebih dari 3.000 orang dilaporkan masih hilang.
Ratusan jenazah yang berhasil ditemukan dilaporkan sudah mengalami pembusukan atau kehilangan ciri fisik akibat lamanya waktu tertimbun dan sulitnya proses pengangkatan puing. Kondisi tersebut menyulitkan proses identifikasi korban.
Data dari United Nations Environment Programme (UNEP) menunjukkan skala kehancuran di Gaza sangat masif. Lembaga tersebut memperkirakan wilayah itu tertutup sedikitnya 61 juta ton puing yang menjadikannya kawasan berisiko tinggi.
Sekitar 15% dari total puing tersebut berpotensi terkontaminasi zat berbahaya seperti asbes, limbah industri, atau logam berat apabila tidak dilakukan pemisahan limbah secara tepat sejak awal.
UNEP juga mencatat hampir dua pertiga dari total reruntuhan terbentuk dalam lima bulan pertama perang sedangkan penghancuran bangunan meningkat tajam menjelang kesepakatan gencatan senjata saat ini.
Sejak perjanjian gencatan senjata berlaku pada Oktober lalu, ratusan pelanggaran oleh Israel dilaporkan terjadi. Insiden-insiden tersebut mengakibatkan hampir 600 orang tewas dan lebih dari 1.500 lainnya luka-luka.
Secara keseluruhan, dalam dua tahun terakhir, lebih dari 72.037 orang dilaporkan tewas akibat serangan Israel. Hampir 90% infrastruktur Gaza hancur. (I-3)
Delapan tentara Israel terluka, termasuk putra Menteri Keuangan Smotrich, akibat serangan roket. Israel balas dengan menggempur Beirut secara besar-besaran.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menuduh AS dan Israel melakukan serangan yang menargetkan sebuah sekolah dasar di Lapangan Niloufar, Teheran.
Otoritas Israel batalkan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa dengan dalih konflik Iran. Imam Besar Al-Aqsa mengecam penutupan yang dianggap tidak berdasar tersebut.
Pasukan Israel serbu belasan desa di Ramallah, tahan satu pemuda, aniaya warga, hingga sita rumah dan uang tunai penduduk dalam operasi militer Kamis malam.
Bantuan ini merupakan aksi kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga filantropi Islam dalam merespons krisis kemanusiaan di Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan global dengan menyalurkan bantuan paket makanan siap saji bagi warga terdampak konflik di Palestina.
Baznas kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang terdampak konflik. Kali ini, bantuan yang disalurkan berupa pakaian dengan total 2.400 paket.
Israel menutup Masjid Al-Aqsa untuk hari ketiga di tengah Ramadan 2026 pasca-perang dengan Iran. Warga Palestina peringatkan perubahan status quo permanen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved