Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Israel menyetujui pembukaan kembali pintu perbatasan Rafah secara terbatas untuk akses pejalan kaki. Keputusan ini diambil di bawah mekanisme inspeksi ketat dari militer Israel dan merupakan bagian dari rencana perdamaian 20 poin yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Kantor Perdana Menteri Israel dalam pernyataan resminya pada Minggu (25/1) malam, menegaskan bahwa pembukaan akses ini tidak bersifat mutlak. Israel menetapkan syarat utama berupa pengembalian seluruh sandera yang masih hidup serta upaya maksimal dari pihak Hamas untuk menyerahkan jenazah sandera yang telah terbunuh.
Saat ini, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) masih melangsungkan operasi terfokus guna menindaklanjuti data intelijen terkait keberadaan jenazah salah satu sandera, Ran Gvili. Gerbang Rafah, yang menjadi urat nadi pergerakan manusia dan bantuan kemanusiaan antara Jalur Gaza dan Mesir, baru akan dibuka setelah operasi tersebut tuntas dan sesuai dengan kesepakatan yang dicapai bersama Amerika Serikat.
Meskipun gencatan senjata telah diupayakan, perbatasan ini sebelumnya tetap ditutup rapat oleh Israel dengan alasan stabilitas keamanan.
Situasi di Lapangan
Di sisi lain, situasi keamanan di Jalur Gaza masih bergejolak. Otoritas kesehatan setempat melaporkan tiga warga Palestina tewas akibat tembakan militer Israel dalam dua insiden terpisah pada hari Minggu. Selain itu, serangan pesawat nirawak (drone) di Kota Gaza dilaporkan melukai empat orang lainnya.
Langkah pembukaan Rafah ini dipandang sebagai ujian krusial bagi implementasi rencana damai AS di tengah ketegangan yang masih membara di lapangan. (Xinhua/Arab News/B-3)
Aksi No Kings yang ketiga sekaligus terbesar berlangsung pada 28 Maret 2026 di Amerika Serikat. Menurutnya, para demonstran memandang kebijakan pemerintahan Trump
AKSI protes besar-besaran menentang pemerintahan Presiden Donald Trump kembali berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat dalam gelombang demonstrasi bertajuk No Kings.
DEPARTEMEN Pertahanan Amerika Serikat tengah merancang skenario serangan darat ke Iran untuk beberapa pekan di tengah pengerahan personel AS ke Timur Tengah.
Gerakan No Kings mengguncang Amerika Serikat setelah aksi massa serentak digelar di lebih dari 3.300 titik di seluruh 50 negara bagian pada Sabtu (28/3).
JUTAAN warga di berbagai kota di Amerika Serikat (AS) turun ke jalan dalam aksi No Kings untuk memprotes kebijakan Presiden Donald Trump.
Usai aksi besar 28 Maret, gerakan No Kings menyiapkan langkah lanjutan lewat agenda nasional. Simak rencana berikutnya dan catat tanggal pentingnya.
Iran resmi balas proposal 15 poin AS dengan menuntut ganti rugi perang, penghentian pembunuhan, dan pengakuan kedaulatan penuh atas Selat Hormuz sebagai syarat damai.
Tragedi kemanusiaan berlanjut: Anak 13 tahun tewas di tenda Gaza dan seorang ibu ditembak di Reineh. Total korban tewas di Gaza kini melampaui 72.000 jiwa.
Mohsen Rezaei, penasihat militer Mojtaba Khamenei, menegaskan Iran tidak akan berhenti berperang sebelum AS memberikan jaminan internasional dan mencabut sanksi.
PAUS Leo XVI menilai kematian dan penderitaan akibat konflik Timur Tengah sebagai skandal bagi seluruh manusia dan kembali mendesak gencatan senjata segera.
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
Prancis menyatakan membantu menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Namun, langkah konkret baru akan diambil setelah tercapai gencatan senjata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved