Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PERWAKILAN Amerika Serikat (AS) sedang berdiskusi dengan para mediator Mesir dan Qatar mengenai bentuk kesepakatan akhir kesepakatan gencatan senjata Gaza. Itu akan disampaikan kepada Hamas dan Israel dalam beberapa minggu mendatang.
Perihal itu, dilaporkan The Washington Post mengutip seorang pejabat senior pemerintahan Biden, yang berbicara kepada mereka tanpa menyebut nama. Pejabat tersebut mengatakan kepada The Washington Post bahwa jika Israel dan Hamas gagal menerima proposal tersebut, hal ini dapat menandai berakhirnya upaya negosiasi yang dipimpin AS.
“Anda tidak bisa terus-menerus menegosiasikan hal ini. Proses ini harus dihentikan suatu saat nanti,” pungkas mereka, dilansir dari Al Jazeera, Senin (2/9).
Baca juga : Hamas Beberkan Hambatan Utama Gencatan Senjata di Gaza
Sementara pemimpin tim perundingan Hamas, Khalil al-Hayya mengatakan bahwa Hamas telah siap menandatangani perjanjian gencatan senjata di Gaza, namun Netanyahu mencegah hal itu terjadi. “Usulan terakhir Israel diajukan pada 27 Mei. Usulan itu disampaikan oleh pendudukan Israel dan diadopsi oleh Biden (Presiden AS Joe) kata demi kata. AS juga pergi ke Dewan Keamanan dan diadopsi di sana,” kata kata al-Hayya.
Hamas menyambut baik prinsip-prinsip yang dikemukakan Biden dan keputusan Dewan Keamanan. "Kami mengharapkan peluang untuk mencapai kesepakatan. Kami menyetujui perundingan tersebut,” tambah al-Hayya.
Namun Israel mulai menghindari perjanjian apa pun, dengan Netanyahu menerapkan persyaratan baru dan secara salah mengklaim bahwa Hamas telah menolak proposal tersebut. “Sebenarnya kami menyetujui usulan Israel yang disampaikan pada 29 Mei. Kami hanya mengirimkan pertanyaan kepada mediator yang mengonfirmasi bahwa semua pertanyaan kami disetujui,” sebut al-Hayya.
Al-Hayya kemudian mengkritik AS karena kurangnya peningkatan upaya menuju kesepakatan. Dia menambahkan bahwa Israel menolak untuk berkompromi dalam pembicaraan baru-baru ini.
“Pekan lalu, kami bertanya kepada (para mediator), Apa yang Anda sepakati setelah perundingan selama dua minggu?’ Mereka mengatakan bahwa mereka tidak mencapai kesepakatan apa pun dengan Israel, dan kami meminta mereka untuk memberikan solusi terhadap semua masalah perselisihan. Sayangnya, saat ini, negosiasi (sedang diadakan) mengenai persyaratan baru yang diajukan oleh Netanyahu dan itu bukan cara negosiasi yang dapat diterima,” pungkasnya. (I-2)
Iran resmi balas proposal 15 poin AS dengan menuntut ganti rugi perang, penghentian pembunuhan, dan pengakuan kedaulatan penuh atas Selat Hormuz sebagai syarat damai.
Tragedi kemanusiaan berlanjut: Anak 13 tahun tewas di tenda Gaza dan seorang ibu ditembak di Reineh. Total korban tewas di Gaza kini melampaui 72.000 jiwa.
Mohsen Rezaei, penasihat militer Mojtaba Khamenei, menegaskan Iran tidak akan berhenti berperang sebelum AS memberikan jaminan internasional dan mencabut sanksi.
PAUS Leo XVI menilai kematian dan penderitaan akibat konflik Timur Tengah sebagai skandal bagi seluruh manusia dan kembali mendesak gencatan senjata segera.
PEMERINTAH Jepang membuka peluang untuk mengerahkan kekuatan militernya dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat dan Israel
Prancis menyatakan membantu menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Namun, langkah konkret baru akan diambil setelah tercapai gencatan senjata.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved