Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN senior Hamas, Osama Hamdan menyampaikan ultimatum terkait rencana pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) ke Jalur Gaza, termasuk dari Indonesia, seraya menegaskan pasukan asing tidak boleh menjalankan agenda Israel dan harus fokus melindungi warga Palestina.
"Kami menekankan bahwa agar hal ini dapat dicapai dengan benar, pasukan harus ditempatkan di perbatasan, memisahkan warga Palestina dari pendudukan, dan mencegah pendudukan melanjutkan agresinya terhadap rakyat Palestina," kata Hamdan.
Hamdan menjelaskan, berdasarkan komunikasi dengan pihak Indonesia, peran pasukan Indonesia di Gaza disebut akan bersifat terbatas.
Menurutnya, Indonesia akan fokus pada pemisahan warga Palestina dari pasukan pendudukan serta mencegah terjadinya agresi lanjutan. Ia juga menyebut pasukan tersebut tidak akan terlibat dalam urusan sipil di wilayah tersebut.
"Kami mendengar pernyataan yang jelas dari semua negara ini bahwa mereka tidak akan menjadi pihak yang melaksanakan agenda Israel terhadap rakyat Palestina atau melakukan agresi terhadap mereka," ujarnya.
"Anda mendengar ini secara eksplisit dari pemerintah Indonesia: mereka tidak akan menjadi pihak atau pelaksana agenda Israel apa pun di Jalur Gaza," tambah Hamdan.
Sementara itu, media Israel KAN melaporkan bahwa Indonesia disebut akan menjadi negara pertama yang mengerahkan pasukan internasional ke Gaza.
Laporan itu disampaikan beberapa pekan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar konferensi tingkat tinggi Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di Washington.
KTT Board of Peace dijadwalkan berlangsung pada 19 Februari di Washington, AS.
Informasi mengenai pengerahan pasukan Indonesia mencuat setelah Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang akan bergabung dalam ISF bersama Uni Emirat Arab, Italia, Azerbaijan, Pakistan, Qatar, Turki dan sejumlah negara lainnya.
Pasukan ISF, termasuk dari Indonesia, direncanakan bertugas menjaga serta mengawasi pelaksanaan gencatan senjata, termasuk menangani persoalan di wilayah perbatasan Gaza. (Al Jazeera/P-4)
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Tragedi kemanusiaan berlanjut: Anak 13 tahun tewas di tenda Gaza dan seorang ibu ditembak di Reineh. Total korban tewas di Gaza kini melampaui 72.000 jiwa.
PKS mendukung Presiden Prabowo Subianto menunda pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina saat meningkatnya konflik Timur Tengah Iran, Amerika Serikat, iran, dan israel
Human Rights Watch mendesak Hungaria menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu terkait surat perintah ICC atas dugaan kejahatan perang di Gaza saat kunjungannya Sabtu ini.
RAMADAN kali ini Adara kembali menyalurkan bantuan ke berbagai wilayah di Palestina, termasuk di Jalur Gaza.
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sekaligus mendorong solusi dua negara (two-state solution).
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Hamas mengutuk penyiksaan brutal tahanan Palestina di Penjara Ofer. Temuan medis ungkap luka bakar besi panas hingga dugaan pencurian organ. Simak detailnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved