Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan prevalensi diabetes di Indonesia mencapai 8,5%.`
Kebiasaan harian seperti kurang gerak, melewatkan sarapan, stres, dan jarang memeriksakan kesehatan terbukti menjadi pemicu utama meningkatnya kasus diabetes di Indonesia
Penerapan gaya hidup sehat untuk mencegah diabetes membutuhkan peran serta seluruh anggota keluarga.
Penderita diabetes bisa melakukan latihan aerobik setidaknya lima kali seminggu serta latihan otot atau latihan ketahanan dua atau tiga kali sepekan.
Sejumlah tanda atau gejala diabetes yang dialami pada anak salah satunya sering buang air kecil lantaran menandakan gula darahnya tinggi.
Penerapan label peringatan 'Tinggi Gula' pada minuman berpemanis dalam kemasan penting untuk cegah penyakit diabetes
Latihan kekuatan atau angkat beban dapat memberikan manfaat yang lebih besar daripada olahraga lari, khususnya dalam mengontrol gula darah dan mengurangi lemak tubuh.
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hasilnya tidak bisa dilihat secara instan. Membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
SEBUAH studi di Jepang menunjukkan bahwa menyantap ramen tiga kali atau lebih dalam seminggu dapat meningkatkan risiko diabetes, hipertensi, bahkan kematian dini.
Obesitas dan diabetes, dua penyakit kardiovaskular yang semakin meningkat di Indonesia, tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga menimbulkan beban sosial dan ekonomi.
Obesitas bukan sekadar persoalan medis, tetapi juga membawa dampak sosial dan ekonomi yang besar.
Luka yang sulit sembuh pada pasien dengan gula darah tinggi disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor.
Penanganan luka kaki diabetes harus dilakukan secara, rutin, disiplin, dan intensif, seringkali melibatkan tim dokter spesialis.
Kelebihan berat badan, terutama penumpukan lemak di sekitar perut, melemahkan kemampuan kerja insulin atau menurunkan sensitivitas insulin.
Tekanan darah tinggi (hipertensi) dan diabetes merupakan dua kondisi kesehatan yang sering terjadi bersamaan.
Terdapat faktor lainnya, yaitu lingkungan obesogenik, yaitu lingkungan yang cenderung membuat orang menjadi obesitas.
Pola makan berlebihan, kebiasaan jajan manis, dan minimnya aktivitas fisik membuat risiko diabetes meningkat pesat di kalangan Gen Z dan milenial.
Gula darah atau glukosa adalah sumber energi utama bagi tubuh manusia. Glukosa berasal dari makanan yang kita konsumsi setiap hari, terutama dari karbohidrat.
Kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji, kurang bergerak karena terlalu lama di depan layar, serta tidur larut malam, ternyata dapat memperbesar risiko terkena diabetes.
Menjaga kestabilan gula darah bukan hanya penting bagi penderita diabetes, tapi juga bagi siapa pun yang ingin hidup sehat.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved